AHY Hadiri Cap Go Meh di Singkawang, Tinjau Proyek Infrastruktur

Singkawang, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menghadiri perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), sekaligus meninjau sejumlah proyek infrastruktur strategis di daerah tersebut.
Kunjungan kerja AHY pada 2–3 Maret 2026 diawali dengan peninjauan proyek akses Jalan Bandara Singkawang. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur konektivitas berjalan sesuai rencana dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangunan infrastruktur harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Konektivitas antarwilayah harus semakin kuat agar peluang usaha terbuka dan pertumbuhan ekonomi daerah bisa berkelanjutan,” ujar AHY dilaporkan Antara, Senin (1/3/2026).
1. Sinergi daerah guna mengawal proyek strategis

Ia menegaskan, pemerintah pusat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna mengawal proyek-proyek strategis agar tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.
Selain meninjau akses jalan bandara, AHY juga mengunjungi proyek Sekolah Rakyat di Jalan Sagatani, Kelurahan Pangmilang. Program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan akses pendidikan bagi masyarakat.
2. Ramadan Fair atau pasar takjil

Dalam agenda lainnya, AHY menyempatkan diri mengunjungi Ramadhan Fair atau pasar takjil di kawasan Taman Burung. Ia juga berdialog dengan generasi Z dan kalangan milenial dari berbagai kampus dan unsur mahasiswa.
Puncak kunjungan kerja tersebut ditandai dengan kehadiran AHY dalam pembukaan Festival Cap Go Meh serta menyaksikan Pawai Tatung, yang menjadi ikon budaya Kota Singkawang dan daya tarik wisata nasional, Selasa (3/3).
3. Perayaan Cap Go Meh terbesar di Indonesia

Perayaan Cap Go Meh di Singkawang dikenal sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia. Tradisi ini menjadi simbol harmoni dan keberagaman masyarakat setempat.
Dalam kunjungan tersebut, AHY didampingi Deputi Nazib Faizal, Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina dan Herzaky Mahendra Putra, serta Irjen Pol Arif Rachman.


















