6 Bentuk Sikap Memvalidasi Kebahagiaan Sendiri yang Harus Diterapkan

Jika bukan kamu, siapa lagi yang memvalidasi?

Balikpapan, IDN Times - Setiap orang berhak memperoleh kebahagiaan masing-masing. Sering kali kita sudah mendapatkan hal tersebut dalam hidup. Tapi karena standar tertentu, kamu justru tidak mau mengakui kebahagiaan yang sudah dirasakan.

Dalam hal ini, validasi atas kebahagiaan sendiri memegang peranan penting. Hanya dirimu sendiri yang bisa mengakui dan mengukur kebahagiaan tersebut. Terdapat enam bentuk sikap memvalidasi kebahagiaan sendiri yang harus diterapkan. Apa sajakah itu?

1. Memahami nilai dan batasan pribadi

6 Bentuk Sikap Memvalidasi Kebahagiaan Sendiri yang Harus Diterapkanilustrasi memvalidasi kebahagiaan (pexels.com/Tim Mossholder)

Sejatinya kebahagiaan dimiliki setiap individu. Hanya saja kita terlalu angkuh untuk mengakui sisi kebahagiaan tersebut. Kamu justru merasa menderita sepanjang waktu tanpa ada alasan yang jelas.

Mengingat akan hal tersebut, kamu harus mampu memvalidasi kebahagiaan sendiri. Senantiasa pahami nilai dan batasan pribadi. Pertimbangkan apakah pilihan dalam hidup sejalan dengan nilai-nilai tersebut. Dengan memahami nilai dan batasan pribadi, kamu akan menemukan kenyamanan.

2. Senantiasa terhubung dengan diri sendiri

6 Bentuk Sikap Memvalidasi Kebahagiaan Sendiri yang Harus Diterapkanilustrasi memvalidasi kebahagiaan (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Tanpa disadari, kita sering merasa terpisah dengan diri sendiri. Kamu tidak benar-benar memiliki relasi yang harmonis. Antara hati dan pikiran saling bertentangan. Hal ini yang bisa mengganggu keseimbangan hidup.

Senantiasa terhubung dengan diri sendiri menjadi bentuk sikap memvalidasi kebahagiaan yang harus diterapkan. Luangkan waktu untuk merenung dan mengevaluasi diri secara menyeluruh. Termasuk menerima sepenuh hati sisi kekurangan yang menyertai diri.

3. Menghargai momen-momen kecil dan sederhana

6 Bentuk Sikap Memvalidasi Kebahagiaan Sendiri yang Harus Diterapkanilustrasi memvalidasi kebahagiaan (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Apa definisi kebahagiaan yang sudah kamu pahami? Sejatinya makna kebahagiaan itu ada beragam. Tergantung kita mau melihatnya dari sudut pandang yang mana. Jangan hanya terpaku pada satu standar tertentu.

Agar hidup lebih berkesan, kamu harus bisa memvalidasi kebahagiaan sendiri. Salah satunya dengan menghargai momen-momen kecil dan sederhana. Meski terlihat sepele, tapi tanpa kehadiran momen tersebut hidup terasa hambar.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Bakeri Lezat dan Kekinian di Balikpapan, Cocok di Lidah!

4. Mengapresiasi setiap pencapaian yang sudah diraih

6 Bentuk Sikap Memvalidasi Kebahagiaan Sendiri yang Harus Diterapkanilustrasi memvalidasi kebahagiaan (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Beberapa dari kita hanya fokus pada pencapaian besar dalam hidup. Sedangkan pencapaian kecil dan sederhana justru tidak dianggap. Menjadi kekeliruan besar jika kamu masih mempertahankan perilaku seperti ini.

Terdapat bentuk sikap memvalidasi kebahagiaan sendiri yang harus diterapkan. Salah satunya mengapresiasi setiap pencapaian yang sudah diraih. Semua adalah hasil kerja keras yang patut dihargai. Mampu mengapresiasi setiap pencapaian, kamu merasa lebih bahagia.

5. Mensyukuri keberuntungan-keberuntungan yang sudah hadir

6 Bentuk Sikap Memvalidasi Kebahagiaan Sendiri yang Harus Diterapkanilustrasi memvalidasi kebahagiaan (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Memvalidasi kebahagiaan sendiri bukan tugas orang lain. Tapi kamu sendiri yang harus melakukan hal tersebut. Karena orang-orang sekitar hanya memandang kehidupanmu dari sudut pandang terluar. Mereka tidak mengetahui yang sebenarnya terjadi.

Memvalidasi kebahagiaan sendiri ternyata tidak susah. Kamu hanya perlu mensyukuri keberuntungan-keberuntungan yang sudah hadir. Tidak harus dari segi pencapaian besar. Bahkan keberuntungan sederhana juga menjadi salah satu tolok ukur kebahagiaan.

6. Tidak membandingkan apa yang dimiliki dengan orang lain

6 Bentuk Sikap Memvalidasi Kebahagiaan Sendiri yang Harus Diterapkanilustrasi memvalidasi kebahagiaan (pexels.com/Karolina Grabowska)

Manusia sudah dianugerahi jalan kehidupan masing-masing beserta liku-likunya. Kita tidak bisa membandingkan kebahagiaan diri sendiri dengan orang lain. Semua memiliki porsi masing-masing yang tidak bisa disama ratakan.

Tidak membandingkan apa yang dimiliki orang lain juga menjadi sikap memvalidasi kebahagiaan sendiri. Sadari setiap orang sudah memiliki sisi keunikan masing-masing. Kamu hanya harus menerima dan menghargai keunikan yang ada dalam dirimu.

Memvalidasi kebahagiaan sendiri harus kamu lakukan. Karena orang lain hanya memandang kehidupan dari sisi terluar. Mereka tidak benar-benar mengetahui kehidupan yang kamu jalani. Jika bukan kamu yang memvalidasi kebahagiaan sendiri, mau siapa lagi?

Baca Juga: 7 Rekomendasi Kedai Kopi yang Asyik di Balikpapan

Mutia Zahra Photo Community Writer Mutia Zahra

Be grateful for everything

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya