Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mahasiswa Kalsel Kawal Putusan MK, Demo Berlangsung Aman

Mahasiswa Kalsel Kawal Putusan MK, Demo Berlangsung Aman
Mahasiswa mengajak anggota DPRD Kalsel duduk bersama saat sampaikan aspirasi penolakan RUU Pilkada. (IDN Times/Hamdan)
Share Article

Banjarmasin, IDN Times - Sekitar seribu mahasiswa gabungan kampus se-Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan aksi demo terkait penolakan rancangan undang-undang (RUU) Pilkada oleh DPR pascaputusan mahakamah konstitusi (MK). Mereka menyampaikan aspirasinya dan berusaha masuk ke dalam gedung DPRD Kalsel.

Mahasiswa datang masing-masing mengenakan almameter kampusnya. Ada juga yang memakai seragam organisasinya seperti Himpunan Mahasiswa Islam dan organisasi persatuan mahasiswa lainnya.

1. Tegas tolak revisi UU Pilkada

Mahasiswa di Kalsel tolak RUU Pilkada kawal putusan MK. (IDN Times/Hamdan)
Mahasiswa di Kalsel tolak RUU Pilkada kawal putusan MK. (IDN Times/Hamdan)

Mahasiswa teriak serempak mendukung dan mengawal putusan MK yakni partai politik (parpol) tidak perlu memiliki kursi di DPRD untuk mengajukan calon kepala daerah, yang diketuk pada 20 Agustus lalu.

“Kami mahasiswa seKalsel menolak RUU Pilkada dan mengawal putusan MK, hidup mahasiswa,” seru koordinator demontrasi.

2. Tak ada kericuhan

Polisi diminta sama sama duduk oleh mahasiswa  yang berdemo di depan DPRD Kalsel. (IDN Times/Hamdan)
Polisi diminta sama sama duduk oleh mahasiswa yang berdemo di depan DPRD Kalsel. (IDN Times/Hamdan)

Tak ada kericuhan dalam demonstran, namun ratusan aparat kepolisian berpengaman lengkap telah siap-siaga lengkap dengan truk besarnya.

Meski begitu, kontak fisik seperti saling dorong dengan aparat kepolisian tak terlekakkan. Pengunjuk rasa memaksa untuk bisa masuk ruangan DPRD Kalsel. Hal itu tidak berlangsung lama. Kekuatan mahasiswa bisa ditahan oleh aparat.

3. Mahasiswa minta anggota DPR menemuinya

Duduk di aspal, mahasiswa bersama anggota DPRD Kalsel. (IDN Times/Hamdan)
Duduk di aspal, mahasiswa bersama anggota DPRD Kalsel. (IDN Times/Hamdan)

Sebelum bubar, mahasiswa yang menginginkan aspirasinya langsung didengar oleh minimal 8 anggota DPRD Kalsel. Namun hal itu tak berjalan mulus. Mahasiswa hanya ditemui oleh Sekretaris Komisi l DPRD Kalsel, Suripno.

Dengan kehadiran Suripno itu, mahasiswa tak mau menerimanya dan ngotot agar ditemui oleh 8 anggota DPR. Mahasiswa memaksa untuk bisa masuk ruangan paripurna menyampaikan tuntutan dan aspirasinya itu.

Demontran kawal putusan MK itu membuat arus lalu lintas di Banjarmasin dialihkan sementara. Jalan Lambung Mangkurat diblok oleh petugas Dishub dan Satlantas. jalan dialihkan menuju Bundaran Patung Ikan Kelabau.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Hamdani
Linggauni -
EditorLinggauni -
Hamdani
EditorHamdani

Latest News Kalimantan Timur

See More

Jangan Nego sebelum Tahu Ini! 5 Cara Bisa Mengubah Hasil Kesepakatanmu

27 Jun 2026, 19:00 WIBNews