Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi pada jumpa pers perkembangan kasus COVID-19, pada 19 Juni 2020 (Instagram/Humas.Pemkot.Balikpapan)
Kembali ke Wali Kota Rizal, terkait dengan kebijakan relaksasi di Balikpapan ia menegaskan justru akan semakin memperketat protokol kesehatan di berbagai fasilitas publik.
"Pelonggaran-pelonggaran itu tidak berarti penanganan COVID-19 berakhir dan pengenduran terhadap protokol kesehatan. Kalau ini jalan dibuka dan berbagai moda transportasi sudah dibolehkan, selain itu kita juga umumkan relaksasi di kegiatan pertemuan bukan berarti disiplin protokol COVID-19 berubah, justru harus meningkat," kata Rizal.
Sementara itu di Balikpapan, selain 5 orang dinyatakan positif COVID-19, ada 11 pasien yang sembuh. "Ada 16 kasus. Lima terkonfirmasi positif, 11 terkonfirmasi negatif atau dinyatakan sembuh karena swab sudah dua kali"
Ia juga menambahkan "Sehingga total pasien positif 198, dirawat 59, sembuh 135, yang meninggal 4 orang," kata Rizal
Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 291 orang, dirawat 22, dan PDP meninggal 10 orang. Sedangkan jumlah orang tanpa gejala (OTG) yang dalam pengawasan 472, dan orang dalam pemantauan (ODP) 528 orang.