Dia mengaku pihaknya, sudah serius dengan pembangunan Jembatan Pulau Balang sebab dari sisi PPU sudah 100 persen selesai. Dan saat ini pihaknya masih menunggu progres dari sisi Balikpapan.
Bupati millennial itu yakin, bila jembatan itu selesai dibangun waktu tempuh menuju PPU lebih singkat. Sebab, ketika berkendara dari Balikpapan menuju PPU dan ke Banjarmasin di Kalimantan Selatan serta kota lain, pengendara harus memutar melewati Sepaku, PPU sekitar 100 kilometer dengan waktu tempuh 5 jam.
"Jembatan ini juga akan menjadi pembuka ekonomi baru bagi PPU yang sudah lama tertinggal," tegas Gafur kemudian menambahkan, sejak ditunjuk jadi ibu kota bersama Kabupaten Kutai Kartanegera, semangat untuk menyelesaikan proyek tersebut membuncah.
Kendati demikian, sejak dikerjakan pada 2007 lalu hingga sekarang sudah terhitung 12 tahun. Jika tak selesai, maka jembatan ini akan bersaing rekor dengan Jembatan Mahkota II Samarinda yang sebelumnya molor 13 tahun.
Tak cuma itu, persoalan lahan dari sisi Kota Minyak--sebutan Balikpapan--turut menjadi penghambat progres jembatan itu.