Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ngaku Dapat Bisikan Jadi Sultan, Pengguna Sabu Bunuh Lansia di Kalbar

Ngaku Dapat Bisikan Jadi Sultan, Pengguna Sabu Bunuh Lansia di Kalbar
ilustrasi pembunuhan (IDN Times/Nathan Manaloe)
Share Article

Bengkayang, IDN Times - Motif pembunuhan yang menewaskan Chairul Anwar (65 tahun) di Masjid At Taqwa, Dusun Sungai Soga, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar) akhirnya terungkap.

Terduga pelaku berinisial IAB (31 tahun) diduga melakukan aksi brutal tersebut setelah mengalami halusinasi dan mengaku mendapat bisikan bahwa dirinya akan diangkat menjadi seorang sultan.

Kapolsek Sungai Raya Kepulauan, Ipda Achmad Al Ghazali, mengatakan pelaku datang ke masjid untuk menunaikan Salat Subuh sambil membawa senjata tajam jenis samurai.

"Pelaku mendapat mimpi atau bisikan dan halusinasi akan diangkat menjadi sultan. Kemudian pelaku datang ke masjid untuk salat dan menancapkan samurai ke tanah di sekitar masjid," ujar Ghazali, Kamis (4/6/2026).

1. Kronologi awal pembunuhan

64fa8951-1e62-4c92-b659-40a9c363b41c.jpeg
Polisi dalami kasus pembunuhan di Bengkayang. (IDN Times/istimewa).

Tak lama kemudian, korban Chairul Anwar datang untuk melaksanakan salat subuh. Melihat tingkah pelaku yang tidak biasa, korban berupaya memberikan nasihat.

Namun, niat baik korban justru berujung petaka. Pelaku diduga merasa dihalangi sehingga tersulut emosi dan menyerang korban menggunakan senjata tajam yang dibawanya.

“Saat korban datang untuk salat subuh, korban menasihati pelaku. Kemudian terjadi keributan dan pembunuhan itu terjadi karena pelaku merasa dihalangi,” jelas Ghazali.

2. Pelaku pengguna sabu aktif

5583bd06-bdb0-4793-9768-998e05518a66.jpeg
Warga Karimunting dihebohkan dengan aksi pembunuhan. (IDN Times/istimewa).

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Warga yang mengetahui peristiwa itu segera melapor ke polisi. Personel Polsek Sungai Raya Kepulauan yang tiba di lokasi langsung mengamankan pelaku untuk menghindari amukan massa.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi juga menemukan fakta bahwa IAB merupakan pengguna aktif narkotika jenis sabu.

“Pelaku memang pemakai sabu aktif,” kata Ghazali.

3. Polisi mendalami kasus

6ab1fce8-67e5-4771-af79-40bdd6bc8f13.jpeg
Polisi lakukan penyelidikan kasus pembunuhan. (IDN Times/istimewa).

Meski demikian, penyidik masih mendalami apakah penggunaan narkotika memiliki keterkaitan langsung dengan halusinasi yang dialami pelaku hingga berujung pada aksi pembunuhan tersebut.

Saat ini, polisi terus melengkapi berkas perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan alat bukti guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan seorang lansia tewas di area rumah ibadah tersebut.

Share Article
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -

Latest News Kalimantan Timur

See More

Liquid Pod Mengandung Zat Bius Beredar di Kalbar, Dijual Rp2,5 Juta

04 Jun 2026, 15:57 WIBNews