Pendistribusian air bersih ke warga di Pontianak. (IDN Times/Teri).
Kebutuhan air di rumah Fera terbilang cukup besar. Ia menyebut sekitar 10 orang tinggal dalam satu rumah sehingga persediaan air bersih cepat berkurang.
“Kalau memang bisa mengambil lebih banyak, kami ambil karena benar-benar untuk dipakai sendiri, bukan dijual. Keluarga kami cukup besar. Dalam satu rumah ada sekitar 10 orang,” ujarnya.
Bantuan air bersih sebenarnya bukan kali pertama diterima warga. Fera mengatakan, pekan sebelumnya personel Brimob juga sempat mendistribusikan air kepada masyarakat.
Air tersebut diambil dari sungai dan terlebih dahulu melalui proses penyaringan sebelum dibagikan kepada warga.
“Kemarin, minggu lalu, ada dari Brimob. Mereka mengambil air dari sungai, kemudian langsung difilter. Kami juga sempat mengambil air di sana,” ucapnya.
Kini, warga berharap distribusi air bersih terus dilakukan selama kualitas air PDAM belum kembali normal. Sebab, persediaan air yang sebelumnya ditampung warga mulai menipis.
“Air tampungan juga sudah mulai habis,” tukasnya.