Di era digital saat ini, banyak orang tua mengeluhkan anak yang lebih sering menghabiskan waktu dengan ponsel di kamar dibandingkan berinteraksi dengan keluarga.
Karena itu, penting bagi orang tua untuk menciptakan quality time atau waktu berkualitas bersama anak.
Quality time tidak harus dilakukan dengan aktivitas mahal. Makan bersama di rumah, berjalan santai, berolahraga, atau sekadar berbincang tentang aktivitas sehari-hari sudah bisa menjadi momen yang berharga.
Saat mengajak anak berbicara, jangan berkecil hati jika mereka hanya menjawab singkat seperti "baik" atau "aman". Cobalah memulai percakapan dengan menceritakan pengalaman Anda terlebih dahulu atau menyisipkan humor ringan agar suasana lebih cair.
Ketika anak merasa nyaman, mereka akan lebih terbuka untuk berbagi cerita, pendapat, maupun perasaan yang sedang dirasakan.
Selain itu, orang tua juga dapat mengajak anak melakukan aktivitas bersama, seperti membeli jajanan favorit, jogging, atau mengunjungi taman terdekat. Hal terpenting bukanlah tempat yang dikunjungi, melainkan momen kebersamaan yang tercipta.
Membangun hubungan yang dekat dengan anak tidak selalu membutuhkan biaya besar. Komunikasi yang hangat, penghargaan terhadap proses, dan waktu berkualitas bersama keluarga merupakan fondasi penting yang dapat membuat anak merasa dicintai dan diperhatikan.
Meski membutuhkan waktu dan konsistensi, upaya sederhana tersebut akan memberikan dampak besar bagi perkembangan emosional anak serta keharmonisan hubungan dalam keluarga.