Banjir Bandang di Landak, Mobil Warga Nyaris Terseret Arus Deras

Landak, IDN Times - Akibat derasnya arus banjir di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (Kalbar), sebuah mobil milik warga nyaris terseret arus deras saat nekat menerobos banjir bandang, di ruas jalan di Kecamatan Karangan, Kabupaten Landak, Kalbar.
Peristiwa menegangkan itu sempat direkam warga dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat sebuah mobil jenis minibus berusaha melintas di jalan yang telah berubah menjadi aliran sungai akibat banjir bandang.
1. Nyaris terseret arus, ditahan warga

Arus air yang deras membuat kendaraan tersebut oleng dan hampir terbawa arus, sebelum akhirnya berhasil ditahan dan dievakuasi dengan bantuan warga sekitar.
Seorang warga setempat, Indrawan mengatakan, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Landak sejak dini hari.
“Curah hujan yang tinggi menyebabkan sungai meluap dan menggenangi badan jalan, sehingga membahayakan pengguna jalan,” jelas Indrawan, Sabtu (10/1/2026).
2. Lalu lintas nyaris lumpuh total

Banjir masih menggenangi jalan raya. Akses lalu lintas di Jalan Raya Karangan, nyaris lumpuh total.
Akibat banjir tersebut, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Jalan yang biasanya ramai dilalui kini berubah menjadi genangan air dengan arus cukup deras di beberapa titik.
Untuk tetap beraktivitas, sebagian warga terpaksa memanfaatkan perahu rakit kayu sebagai alat transportasi darurat. Rakit tersebut digunakan untuk mengangkut sepeda motor agar bisa melewati area banjir.
“Kalau dipaksakan lewat, motor pasti mogok. Jadi kami pakai rakit kayu untuk menyeberangkan motor,” ucap Iwan, warga Karangan.
Dia mengatakan banjir mulai naik sejak siang hari dan hingga sore belum menunjukkan tanda-tanda surut. Warga berharap air segera turun agar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat bisa kembali normal.
3. Curah hujan di Kalbar tinggi

Atas insiden tersebut, warga diminta tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.
Sementara itu, Koordinator Harian UPT Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Provinsi Kalbar, Daniel, mengatakan sejumlah wilayah Kalbar dilanda banjir akibat curah hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam beberapa hari terakhir.
Pemerintah Provinsi Kalbar mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
“Untuk kejadian bencana alam yang terjadi hari ini dan beberapa hari terakhir, mayoritas dipicu hujan dengan intensitas ringan hingga lebat,” tukas Daniel.


















