Balikpapan, IDN Times - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Balikpapan, Wasanti, mengungkapkan kekhawatirannya terkait potensi praktik politik uang (money politics) selama masa tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Menurutnya, masa yang seharusnya menjadi waktu jeda dari aktivitas kampanye ini justru rawan pelanggaran.
“Masa tenang ini sebenarnya bagi kami adalah masa tidak tenang, karena potensi politik uang sangat besar,” ujarnya diberitakan Antara, Minggu (24/11/2024).
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu, masa tenang sering dimanfaatkan untuk melakukan "serangan fajar," yakni pembagian uang atau barang kepada pemilih menjelang hari pencoblosan.
