Belasan Pelajar Diduga Siap Bentrok, Polisi Sita Parang hingga Samurai

Banjarmasin, IDN Times - Anggota Polsek Banjarmasin Selatan mengamankan 16 remaja yang diduga hendak melakukan tawuran di Jalan Rantauan Timur I, Kelurahan Pekauman, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Minggu (15/2) sekitar pukul 02.30 Wita.
Dalam penindakan tersebut, petugas menyita sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk aksi bentrokan, di antaranya parang, celurit, keris, samurai, hingga besi bermata runcing bergagang panjang.
1. Pengamanan aksi tawuran di antara remaja Banjarmasin

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan, Joko Sulistyo Sriyono, mengatakan para remaja tersebut diamankan saat petugas melaksanakan patroli rutin cipta kondisi di wilayah rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Ketika patroli, kami mendapati sekelompok remaja sedang berkumpul. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, ditemukan sejumlah senjata tajam yang dibawa beberapa orang,” ujar Joko saat dilaporkan Antara dikonfirmasi di Banjarmasin, Minggu (15/2/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kelompok tersebut diduga berencana melakukan tawuran di kawasan Jalan Rantauan Timur I.
“Kami langsung mengamankan seluruh remaja beserta barang bukti untuk mencegah terjadinya bentrokan yang dapat membahayakan keselamatan mereka maupun masyarakat sekitar,” katanya.
2. Pelaku anak-anak di bawah umur

Dari 16 orang yang diamankan, mayoritas masih berstatus pelajar dan berusia di bawah umur, dengan rentang usia 13 hingga 17 tahun. Satu orang lainnya berusia 21 tahun.
Barang bukti yang disita meliputi empat bilah parang, satu celurit, satu keris beserta kumpang, satu samurai, satu celurit bergagang panjang, serta satu bilah besi bermata runcing.
3. Pembinaan melibatkan orang tua dan sekolah

Menurut Joko, terhadap para remaja tersebut akan dilakukan pembinaan dengan melibatkan orang tua dan pihak sekolah, mengingat sebagian besar masih di bawah umur.
“Kami akan memanggil orang tua dan guru mereka untuk dilakukan pembinaan bersama agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Polsek Banjarmasin Selatan juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, khususnya pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi kenakalan remaja maupun tindak pidana.


















