ilustrasi penumpang kapal di Pelabuhan Semayang (IDN Times/Hilmansyah)
Sementara itu, pihak PT Pelindo IV Balikpapan tidak menyangka jumlah penumpang KM Lambelu dengan tujuan Indonesia Timur yakni ke Sulawesi, Nusa Tenggara, Ambon dan Papua, membludak. Sebagian besar penumpang telah memesan tiket secara online.
Apalagi pelayaran ke kawasan timur Indonesia baru saja dibuka. Selain itu, tidak memungkinkan pihaknya mengusir para penumpang yang sudah mempunyai tiket dan meminta mereka menunggu di luar area pelabuhan.
"Ya kami kaget ada 900-an yang datang. Tentu kami kan gak mungkin minta mereka keluar, sebab terlalu beresiko kalau di luar. Misalnya dia yang bawa anak terus di luar kan banyak kendaraan lalu lalang, bisa kecelakaan ya malah repot lagi urusannya. Jadi ya kami tetap menampung mereka di dalam," ujar Manager Pelayanan Barang, Usaha dan Tuck PT Pelindo IV Balikpapan, Fanny Herling.
Pelindo IV Balikpapan sebenarnya jauh-jauh hari sudah melakukan imbauan kepada para penumpang. Namun lantaran keterbatasan petugas, pihaknya tentu kewalahan dalam menangani ratusan penumpang yang datang tersebut.
"Petugas kami terbatas, di dalam area pelabuhan cuma ada empat orang, lalu bagaimana bisa kami menangani ratusan penumpang. Jika dibantu Pemkot Balikpapan dengan petugas Satpol PP atau mungkin dari TNI AL dan sebagainya, kemungkinan besar penerapan protokol kesehatan bisa dilakukan,” jelasnya