Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

BPS Kalbar Minta Warga Tak Tolak Petugas Sensus, Data Dijamin Rahasia

BPS Kalbar Minta Warga Tak Tolak Petugas Sensus, Data Dijamin Rahasia
Kepala BPS Kalbar, Saichudin. (IDN Times/Teri).
Share Article

Pontianak, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat (Kalbar) memastikan seluruh data masyarakat yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 dijamin kerahasiaannya. Masyarakat pun diminta tidak khawatir saat didatangi petugas sensus dan diimbau memberikan data yang benar.

Kepala BPS Kalbar, Saichudin, menegaskan seluruh informasi yang diberikan responden dilindungi Undang-Undang Statistik. Data tersebut hanya digunakan untuk kepentingan penyusunan statistik secara agregat, bukan untuk kepentingan individu.

"Kalau terkait kerahasiaan, Undang-Undang Statistik sudah mengaturnya dengan jelas. Sampai saat ini BPS tetap berpegang teguh pada prinsip menjaga kerahasiaan data responden," kata Saichudin, Rabu (1/7/2026).

1. BPS pastikan data penduduk aman

IMG_2971.jpeg
BPS melakukan pencanangan penjamin kualitas data sensus ekonomi 2026 di Kalbar. (IDN Times/Teri).

Ia menjelaskan, BPS tidak pernah memublikasikan data pribadi masyarakat. Seluruh hasil pendataan diolah menjadi data statistik yang menjadi dasar pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan.

"Yang kami sajikan adalah data agregat, bukan data perorangan. Tugas BPS memotret kondisi riil di lapangan sebagai dasar perencanaan pembangunan," ujarnya.

Selain dilindungi regulasi, Saichudin memastikan sistem keamanan data BPS juga diperkuat dengan teknologi enkripsi. BPS bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menjaga keamanan sistem pengelolaan data.

Menurutnya, aplikasi Faseh yang digunakan petugas sensus telah dilengkapi sistem keamanan berlapis sehingga seluruh data yang dikirim dari lapangan langsung terenkripsi.

"Data yang dikirim melalui aplikasi Faseh sudah terenkripsi. Kami juga bekerja sama dengan BSSN untuk pengamanan sistem. Bahkan BPS beberapa kali melakukan pengujian keamanan dengan melibatkan para hacker nasional dan hasilnya sistem tetap aman," jelasnya.

2. Pernah alami penolakan saat sensus warga

IMG_2983.jpeg
Petugas sensus siap melakukan pendataan hingga wilayah terpencil. (IDN Times/Teri).

Saichudin menambahkan, hingga kini tidak pernah terjadi kebocoran data yang bersumber dari sistem BPS.

"Kalau ada kebocoran data dari tempat lain itu berbeda. Namun, data masyarakat yang dikelola BPS tetap aman karena sistemnya sudah terenkripsi," tegasnya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada sebagian kecil warga yang sempat menolak kedatangan petugas sensus. Kondisi tersebut umumnya terjadi karena masyarakat belum memahami tujuan pendataan.

3. Imbau warga terima dan kenali petugas sensus

55d6a6bd-846a-4a1a-bb43-8f23c584decd.jpeg
Ribuan petugas sensus di Kalbar. (IDN Times/Teri).

Ia mencontohkan pengalamannya saat mendampingi petugas sensus yang sempat ditolak seorang warga.

"Awalnya petugas hendak meninggalkan lokasi karena ditolak. Setelah saya jelaskan bahwa tugas BPS hanya melakukan pendataan dan seluruh data dijamin kerahasiaannya, akhirnya warga bersedia memberikan informasi sehingga pendataan berjalan lancar," tuturnya.

Karena itu, Saichudin mengimbau masyarakat Kalimantan Barat agar menerima kedatangan petugas sensus yang dilengkapi tanda pengenal resmi. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting karena hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan nasional dalam satu dekade mendatang.

"Jangan khawatir memberikan data kepada petugas BPS. Data masyarakat dijamin aman dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik demi menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran," pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

BPS Kalbar Minta Warga Tak Tolak Petugas Sensus, Data Dijamin Rahasia

01 Jul 2026, 19:07 WIBNews