Samarinda, IDN Times - Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dalam sepekan terakhir menuai kritik. Gangguan pasokan listrik yang dipicu kerusakan salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) itu dinilai tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada perekonomian daerah.
Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Samarinda, Adrian Sitompul, mengatakan gangguan pada salah satu unit PLTU menyebabkan pasokan listrik ke sistem interkoneksi Kalimantan Timur berkurang sehingga PLN terpaksa menerapkan pemadaman bergilir.
Berdasarkan pantauan IDN Times, pemadaman dilakukan secara bergiliran di sejumlah wilayah dengan durasi sekitar tiga hingga empat jam.
Akademisi Universitas Mulawarman, Purwadi, menilai pemadaman listrik memberikan dampak nyata terhadap dunia usaha. Menurutnya, hampir seluruh aktivitas ekonomi bergantung pada pasokan listrik yang stabil.
"Pemadaman listrik pasti berdampak. Sektor ekonomi pasti terpukul," tegas Purwadi.
