Perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di era digital membuat banyak orang semakin mudah mengalami tekanan pikiran. Kondisi ini kerap dialami generasi muda yang setiap hari dihadapkan pada berbagai tuntutan pekerjaan, pendidikan, media sosial, hingga ekspektasi lingkungan sekitar.
Salah satu kebiasaan yang sering muncul adalah overthinking atau memikirkan sesuatu secara berlebihan. Hal-hal sederhana yang sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan justru bisa menjadi sumber kecemasan berkepanjangan.
Misalnya, terus memikirkan perkataan yang sudah disampaikan, takut membuat kesalahan, hingga mencemaskan sesuatu yang belum tentu terjadi di masa depan.
Jika berlangsung terus-menerus, kebiasaan ini dapat mengganggu konsentrasi, membuat seseorang sulit mengambil keputusan, mengganggu kualitas tidur, bahkan memicu kelelahan mental.
Lantas, bagaimana cara mengetahui apakah kamu termasuk orang yang sering mengalami overthinking? Berikut lima tanda yang perlu dikenali.