Kawasan perkotaan Ibukota Nusantara, Sabtu (19/6/2026). (IDN TImes/Sri Wibisono)
Proyek tersebut didanai melalui hibah kerja sama Korea Selatan senilai 9,9 miliar won atau sekitar Rp115,94 miliar. Dari jumlah itu, sekitar 5,5 miliar won atau setara Rp64,41 miliar dialokasikan untuk pembangunan gedung.
Gedung SCCC akan berdiri di atas lahan dengan luas bangunan sekitar 1.098 meter persegi dan terdiri atas dua lantai. Lantai pertama akan difungsikan sebagai pusat ruang kontrol (control room) dan ruang pertemuan, sedangkan lantai kedua menjadi area pameran teknologi serta laboratorium kecerdasan buatan dan robotika (AI & Robotics Lab).
Sementara itu, area luar gedung akan dimanfaatkan sebagai lokasi urban farming yang menjadi bagian dari demonstrasi penerapan teknologi kota cerdas.
Selain pembangunan fisik, program hibah tersebut juga mencakup penyusunan Smart City Masterplan dan Smart Building Protocol oleh Korea Institute of Civil Engineering and Building Technology (KICT), serta penyelenggaraan Nusantara Smart City Forum dan program peningkatan kapasitas oleh University of Seoul.