Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gubernur Isran Minta Warga Kaltim Beri Kritikan, tapi Bersyarat!

Kota Samarinda
Gubernur Isran Minta Warga Kaltim Beri Kritikan, tapi Bersyarat!
Gubernur Kaltim Isran Noor (IDN Times/Haikal)
Share Article

Samarinda, IDN Times - Kritik merupakan salah satu cara masyarakat menegur pemerintah. Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor pun sepakat degan ihwal tersebut.

Karenanya dia meminta warga Benua Etam tak ragu saat menyampaikan pendapat. Kesempatan itu dibuka seluas-luasnya.

“Silakan sampaikan kritiknya, tapi berikan juga saran dan solusinya,” pinta Isran seperti dilansir dari rilis resmi Pemprov Kaltim pada Jumat (19/02/2021).

  1. 1. Saat warga memberi kritikan harus disertai dengan solusi

    Ilustrasi ruang kelas. (IDN Times/Samarinda)
    Ilustrasi ruang kelas. (IDN Times/Samarinda)

    Kritik dan solusi dua bagian yang saling bertalian. Karenanya, Isran tak ingin ada warga yang memberikan pendapat namun tak diimbangi dengan saran. Bahkan punya kecenderungan melebar tanpa arah yang jelas.

    Dirinya mengungkapkan, jajaran Pemprov Kaltim siap menerima masukan. Termasuk pula Wakil Gubernur Hadi Mulyadi. 

    “Tapi kritik yang berkualitas. Untuk memperbaiki serta membangun. Bukan menyalahkan atau mencari-cari kesalahan,” sebutnya lagi.

  2. 2. Masyarakat diberikan peluang memberikan saran untuk pembangunan Kaltim

    Hasan, 74 tahun, memilih bertahan di rumahnya Bengkuring Samarinda Utara walau genangan semakin meninggi (IDN Times/Yuda Almerio)
    Hasan, 74 tahun, memilih bertahan di rumahnya Bengkuring Samarinda Utara walau genangan semakin meninggi (IDN Times/Yuda Almerio)

    Mantan bupati Kutai Timur (Kutim) ini pun menyebut, keberhasilan Kaltim ke depan memerlukan sinergi antar pemegang kepentingan. Baik itu tingkat rukun tetangga, kelurahan, kecamatan, kabupaten, hingga  kota.

    “Kami selalu memberikan kesempatan masyarakat memberikan sumbang saran demi kebaikan dan percepatan pembangunan daerah,” sebutnya.

  3. 3. Jangan sekadar memberikan kritikan kepada pemerintah

    Warga RT 26 dan 27 Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, di sempadan Sungai Karang Mumus (SKM), Samarinda yang bakal direlokasi (IDN Times/Yuda Almerio)
    Warga RT 26 dan 27 Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, di sempadan Sungai Karang Mumus (SKM), Samarinda yang bakal direlokasi (IDN Times/Yuda Almerio)

    Isran menambahkan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2023 sudah memasuki tahun ketiga. Pencapaian pemerintah daerah menjanjikan meskipun terkena pandemik COVID-19.

    Kendala tentu ada, namun jalan keluar selalu diperoleh. Itulah pentingnya dukungan seluruh pemangku kepentingan.

    “Jadi tak sekadar memberi kritikan,” pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More