Samarinda, IDN Times - Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan pentingnya reformasi fiskal melalui efisiensi anggaran dan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah menghadapi menurunnya kapasitas fiskal daerah. Kebijakan tersebut ditempuh untuk memastikan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga di tengah tekanan ekonomi.
Dalam Dialog Publik Membaca Potret Fiskal Kaltim 2027 yang diselenggarakan IKA PMII Kaltim di Samarinda, Minggu (2/8/2026). Andi Harun mengatakan pemerintah daerah harus berani mengambil langkah strategis di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat pemerintah tidak bisa memaksakan seluruh program sesuai visi dan misi kepala daerah. Karena itu, belanja yang tidak mendesak harus ditekan dan diprioritaskan pada program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Tidak bisa kita paksakan semua belanja sesuai visi dan misi kepala daerah. Kita harus bisa menekan belanja, terutama yang bisa ditunda," tegas Andi Harun dilaporkan Antara.
