Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Harga Emas Naik, Penjualan Emas Cicilan Pegadaian Samarinda Melonjak

emas
Petugas menunjukan logam mulia emas di kantor Galeri 24 Pegadaian, Kamis (18/4/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Samarinda, IDN Times - PT Pegadaian Cabang Samarinda mencatat lonjakan signifikan penjualan emas cicilan sepanjang Januari 2026. Total penjualan mencapai tujuh kilogram, jauh melampaui rata-rata bulanan yang biasanya berada di kisaran satu kilogram.

Pemimpin Cabang Pegadaian Samarinda, Fariz Fauzan, mengatakan peningkatan tersebut dipicu tingginya minat masyarakat yang memanfaatkan tren kenaikan harga emas.

“Penjualan emas cicilan pada Januari mencapai tujuh kilogram. Angka ini jauh di atas rata-rata normal satu kilogram per bulan,” ujar Fariz dilaporkan Antara di Samarinda, Kamis (5/2/2026).

1. Peningkatan transaksi perdagangan emas di Samarinda

PT Pegadaian resmi mengumumkan pemenang program Undian Badai Emas Periode 2 dan Grand Prize Tahun 2025.
PT Pegadaian resmi mengumumkan pemenang program Undian Badai Emas Periode 2 dan Grand Prize Tahun 2025. (dok. Pegadaian)

Ia menyebutkan, peningkatan transaksi terjadi di seluruh 10 unit layanan Pegadaian di Kota Tepian. Pembelian didominasi emas batangan produksi Galeri24.

Secara umum, kinerja Pegadaian Samarinda pada periode 2025–2026 juga menunjukkan tren positif. Total sisa pinjaman (outstanding loan) tercatat tumbuh sekitar 10 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Fariz menjelaskan, kenaikan harga emas yang kini berada di kisaran Rp2,8 juta per gram membuka peluang bagi nasabah lama untuk menambah nominal pinjaman dengan jaminan barang yang sama.

“Kenaikan taksiran harga emas memberikan ruang bagi nasabah untuk melakukan top up pinjaman,” katanya.

2. Lonjakan harga emas yang signifikan

Selfie Dewiyanti, Direktur Pemasaran Penjualan Pengembangan Produk PT Pegadaian.
Selfie Dewiyanti, Direktur Pemasaran Penjualan Pengembangan Produk PT Pegadaian. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Lonjakan harga emas paling tajam terjadi sepanjang 2025, dengan kenaikan mencapai 60 hingga 80 persen. Kenaikan tersebut dipengaruhi kondisi geopolitik global yang tidak stabil.

Menurut Fariz, sebagian besar masyarakat Samarinda memilih menahan aset emas yang dimiliki meskipun harga sempat menyentuh Rp3 juta per gram. Hal itu dipicu kekhawatiran harga emas akan terus meningkat sehingga menyulitkan pembelian kembali di kemudian hari.

Sementara itu, pakar ekonomi Universitas Mulawarman (Unmul), Felisitas Defung, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap maraknya aplikasi investasi ilegal. Ia menekankan pentingnya memastikan platform investasi telah terdaftar secara resmi di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

3. Investasi yang cocok bagi anak muda

Ilustrasi pramuniaga menata perhiasan emas di Galeri 24 Pegadaian. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Ilustrasi pramuniaga menata perhiasan emas di Galeri 24 Pegadaian. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Ia menambahkan, investasi digital relatif cocok bagi generasi muda yang mengutamakan kepraktisan. Namun, investasi emas fisik tetap memiliki keunggulan tersendiri bagi masyarakat yang merasa lebih aman menyimpan aset secara langsung, meski membutuhkan biaya penyimpanan tambahan.

Felisitas juga menegaskan, strategi investasi emas yang bijak adalah tidak memaksakan pembelian saat harga berada di level tertinggi, terlebih jika menggunakan dana pinjaman atau utang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Banyak Orang Salah Paham, Ini Fakta Sejarah yang Perlu Diluruskan

06 Feb 2026, 21:30 WIBNews