Dari Balikpapan hingga Berau, Rudy Mas’ud Cek Infrastruktur di Kaltim

Samarinda, IDN Times - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud kembali menjadwalkan kunjungan kerja ke sejumlah daerah untuk meninjau kondisi infrastruktur dan progres pembangunan secara langsung. Kunjungan tersebut akan mencakup wilayah selatan, tengah, hingga utara Kalimantan Timur.
Peninjauan difokuskan pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, hingga pelayanan sosial.
Agenda kunjungan dimulai pada Rabu (24/6/2026) di Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Di Balikpapan, Rudy Mas’ud dijadwalkan meresmikan Tower Awang Faroek atau Pusat Jantung Terpadu di RSUD Kanujoso Djatiwibowo serta Galeri UMKM yang berada di kawasan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman.
1. Peresmian Pusat Jantung Terpadu di Balikpapan
Peresmian Pusat Jantung Terpadu diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya penanganan penyakit jantung. Sementara Galeri UMKM disiapkan untuk memperluas akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah hingga ke pasar ekspor.
Usai dari Balikpapan, Gubernur akan melanjutkan kunjungan ke kawasan Nenang dan Buluminung, PPU, untuk melakukan penanaman kelapa genjah sekaligus meninjau sejumlah program pembangunan yang sedang berjalan.
Selanjutnya, pada 4-5 Juli 2026, Rudy Mas’ud dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kutai Barat. Selain meninjau proyek infrastruktur, ia juga akan menghadiri milad Pondok Pesantren Assalam yang rencananya turut dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar dan dai nasional Abdul Somad.
2. Gubernur akan menyopiri sendiri mobil ke Kutai Barat

Menariknya, Rudy berencana menyetir sendiri mobil dinasnya menuju Kutai Barat melalui jalur darat. Langkah itu dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi akses jalan menuju wilayah tersebut.
"Saya akan ke Kutai Barat lewat jalur darat, mungkin nanti menjemput Pak Menteri langsung di Kutai Barat," kata Rudy, Senin (22/6/2026).
3. Evaluasi kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan

Menurutnya, perjalanan darat menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kondisi infrastruktur jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sebagian besar akses jalan menuju Kutai Barat masih mengalami kerusakan cukup parah.
Setelah dari Kutai Barat, Rudy berencana melanjutkan perjalanan ke wilayah utara Kalimantan Timur. Sesuai jadwal sementara, kunjungan kerja ke Kabupaten Berau akan dilaksanakan pada 16-17 Juli 2026 atau 26-27 Juli 2026.



















