Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hujan Deras Picu Banjir di Bengkayang, Enam Kecamatan Terdampak

pexels-jonathanborba-16229108.jpg
ilustrasi banjir (pexels.com/Jonathan Borba)

Bengkayang, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, mencatat banjir melanda enam kecamatan akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (9/1/2026).

Peristiwa banjir ini mengakibatkan sejumlah aktivitas warga terganggu. Akses transportasi di beberapa titik terputus, sementara kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah terpaksa dihentikan sementara.

1. Banjir di sejumlah lokasi di Bengkayang

antarafoto-puncak-air-pasang-pontianak-awal-januari-1768012724.jpg
Seorang pedagang membakar sate di depan warung yang terendam banjir rob di Jalan KH Wahid Hasyim, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (4/1/2026). ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/nym.

Kepala BPBD Kabupaten Bengkayang, Dwi Bertha, mengatakan banjir terjadi hampir bersamaan di beberapa kecamatan dengan tingkat genangan yang bervariasi. Di sejumlah wilayah, air menggenangi permukiman warga, sementara di wilayah lainnya genangan merendam jalan dan fasilitas umum.

“Berdasarkan laporan sementara, terdapat enam kecamatan yang terdampak banjir dan hingga kini masih terus kami pantau perkembangannya,” ujar Dwi Bertha saat dihubungi Antara di Bengkayang.

Adapun enam kecamatan terdampak tersebut meliputi Kecamatan Teriak, Sungai Betung, Suti Semarang, Seluas, Sanggau Ledo, dan Kecamatan Tujuh Belas. BPBD masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah warga terdampak serta kondisi infrastruktur di masing-masing wilayah.

2. Aktivitas masyarakat menjadi terganggu

antarafoto-puncak-air-pasang-pontianak-awal-januari-1768012760.jpg
Warga berjalan melintasi jalan yang terendam banjir rob di kawasan Jalan Komyos Soedarso, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (4/1/2026). ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/nym

Di beberapa kecamatan, banjir menyebabkan aktivitas masyarakat terhenti sementara. Genangan air di ruas jalan utama menghambat mobilitas warga, sedangkan di sejumlah wilayah lainnya kegiatan sekolah dan perekonomian belum dapat berjalan normal.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memantau kondisi di lapangan serta menyiapkan langkah penanganan awal apabila terjadi peningkatan debit air. Personel dan peralatan juga kami siagakan untuk mengantisipasi banjir susulan,” jelasnya.

3. Masyarakat diminta tetap waspada

daerah rawan banjir
ilustrasi daerah rawan banjir (unsplash.com/Misbahul Aulia)

Dwi Bertha mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan, mengingat curah hujan di wilayah Bengkayang masih berpeluang tinggi.

“Kami mengimbau warga untuk selalu waspada dan mengurangi aktivitas di luar rumah,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila kondisi tidak memungkinkan, serta mengamankan harta benda dan dokumen penting guna meminimalkan risiko kerugian akibat banjir.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Sempat Langka, Pertamina Tegaskan Pasokan LPG 3 Kg dan BBM di Ambalau Aman

11 Jan 2026, 02:00 WIBNews