Balikpapan, IDN Times - Puluhan perwakilan masa dari beberapa organisasi masyarakat di Kota Balikpapan yang tergabung dalam Barisan Rakyat Melawan (BRM) mendatangi kantor Wali Kota Balikpapan untuk menolak rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan, Rabu (2/10).
Kedatangan mereka menindaklanjuti pembatalan unjuk rasa yang telah direncanakan pada hari Senin, 30 September 2019 lalu. Aksi mereka tidak diberi izin oleh kepolisian karena bersamaan dengan kegiatan unjuk rasa serentak menolak RUU KUHP dan KPK yang dilakukan mahasiswa.
“Kami minta agar iuran BPJS Kesehatan di Balikpapan bisa gratis, masa kita kalah dengan Kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Agus, salah satu koordinator Barisan Rakyat Melawan (BRM) ketika diwawancarai wartawan di Kantor Wali Kota Balikpapan.
