Jenazah Korban Helikopter Teridentifikasi, Wajah Masih Bisa Dikenali

Pontianak, IDN Times - Seluruh jenazah korban kecelakaan helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar) yang berjumlah delapan orang telah berhasil diidentifikasi oleh tim forensik.
Proses identifikasi berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak dan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Kabiddokes Polda Kalbar, Kombes Pol Subur, menyampaikan bahwa sejak pukul 10.30 WIB, seluruh jenazah sudah berada di ruang jenazah untuk dilakukan pemeriksaan post mortem oleh tim dokter spesialis forensik.
“Seluruh korban sudah dilakukan tindakan post mortem dan saat ini sudah teridentifikasi,” kata Subur, Jumat (17/4/2026).
1. Kondisi jenazah utuh, wajah mudah dikemali

Subur menerangkan, proses identifikasi berjalan dengan baik karena kondisi jenazah masih bagus dan mudah dikenali.
Dia menjelaskan, proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data ante mortem dari pihak keluarga dengan hasil pemeriksaan post mortem.
Data ante mortem meliputi ciri-ciri fisik korban, seperti tanda khusus pada tubuh, kondisi medis, hingga pakaian terakhir yang dikenakan.
“Wajah korban masih dalam kondisi baik sehingga memudahkan proses identifikasi. Kesesuaian antara ante mortem dan post mortem sejauh ini tidak ada kendala,” jelasnya.
2. Keluarga membantu proses identifikasi

Sebelumnya, pihak keluarga korban juga telah mendatangi posko ante mortem untuk memberikan data yang diperlukan guna mempercepat proses identifikasi. Kehadiran keluarga dinilai sangat membantu tim forensik dalam memastikan identitas korban.
Dari hasil identifikasi, nama-nama korban yang telah dipastikan sesuai dengan data manifest di antaranya Joko Catur Prasetyo, Charles Dominson Lagidang, Patriki Cuanteng, serta Tan Keng Liam yang juga dikenal sebagai Victor Tan.
3. Jenazah bakal diserahkan keluarga tunggu rekonsiliasi

Sementara itu, korban lainnya juga telah teridentifikasi dan tinggal menunggu proses pencocokan akhir dengan pihak keluarga.
“Setelah proses rekonsiliasi antara ante mortem dan post mortem disaksikan oleh keluarga, jenazah akan segera diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing,” tambah Subur.
Polda Kalbar juga memastikan bahwa seluruh proses berjalan cepat dengan dukungan berbagai pihak, termasuk tim psikolog yang disiapkan untuk mendampingi keluarga korban.
Diharapkan, seluruh jenazah dapat segera dipulangkan ke daerah asal masing-masing dengan pengawalan hingga ke bandara, sehingga proses pemakaman dapat segera dilakukan oleh keluarga.










![[BREAKING] Helikopter PK-CFX Rute Sintang-Pontianak Hilang Kontak di Sekadau](https://image.idntimes.com/post/20250828/pexels-sevenstormphotography-1479425_7d88ce15-d1df-4c80-b99a-bc7331fa4bf5.jpg)





