Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kaltim Jamin Tak Ada Anak Tertinggal Sekolah karena Faktor Ekonomi

Kaltim Jamin Tak Ada Anak Tertinggal Sekolah karena Faktor Ekonomi
Kolaborasi mahasiswa dalam suasana belajar di perpustakaan, mencerminkan pentingnya diskusi, literasi, dan kerja sama sebagai bagian dari proses pendidikan yang bermakna.(IDN Times/Foto:Ilustrasi/freepik)

Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur memastikan seluruh anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan akses pendidikan di sekolah negeri.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Armin, menegaskan tidak boleh ada anak yang tertinggal atau gagal mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi.

“Jangan sampai ada anak-anak kita yang tertinggal atau tidak mendapatkan akses pendidikan negeri, terutama bagi mereka yang kurang mampu,” ujar Armin dilaporkan Antara di Samarinda, Rabu (6/5/2026).

1. Sosialisasi SPMB SMA, SMK, dan SLB di Kaltim

Ilustrasi SPMB SMA  2026.
Ilustrasi SPMB SMA 2026. (pexels.com/Airlangga Jati)

Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda Sosialisasi Petunjuk Teknis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK/SLB Tahun Ajaran 2026/2027.

Armin menekankan pentingnya pemerataan hak pendidikan tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi. Ia juga meminta seluruh jajaran Dinas Pendidikan untuk mengawal pelaksanaan petunjuk teknis SPMB agar berjalan tepat dan tanpa kesalahan di lapangan.

Menurutnya, proses penerimaan murid baru selalu menjadi perhatian publik dan kerap menimbulkan berbagai dinamika, sehingga harus dipersiapkan secara serius dan penuh tanggung jawab.

“Kami berkomitmen menjamin keberlangsungan pendidikan bagi warga kurang mampu, bahkan juga memberikan seragam sekolah gratis, sehingga tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak mengenyam pendidikan,” katanya.

2. SPMB di Kaltim akan digelar secara terbuka

Ilustrasi SPMB SMA  2026.
Ilustrasi SPMB SMA 2026. (pexels.com/Gobee Sakthi)

Sementara itu, Ketua Panitia SPMB Kaltim, Siti Mariam, menegaskan proses seleksi penerimaan murid baru akan dilaksanakan secara inklusif dan terbuka bagi seluruh kalangan.

Ia memastikan tidak ada calon peserta didik yang terabaikan, termasuk pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak penyandang disabilitas di berbagai daerah di Kalimantan Timur.

3. Komitmen Kaltim membangun SDM unggul

Layanan bantuan SPMB
Layanan bantuan SPMB (IDNTimes/Wira Sanjiwani)

Penyelenggaraan SPMB tahun ajaran 2026/2027 juga diwajibkan berlangsung objektif, transparan, akuntabel, serta bebas dari segala bentuk diskriminasi guna menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

Sosialisasi SPMB Kaltim digelar secara daring dan diikuti perwakilan Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Wilayah I hingga VI, serta jajaran Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Samarinda.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Kaltim Jamin Tak Ada Anak Tertinggal Sekolah karena Faktor Ekonomi

08 Mei 2026, 04:00 WIBNews