Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

KM Virgo Transport 8 Terbalik, SAR Lanjutkan Pencarian 130 Penumpang

Kota Banjarbaru
KM Virgo Transport 8 Terbalik, SAR Lanjutkan Pencarian 130 Penumpang
Proses pencarian para penumpang KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Foto SAR Banjarmasin

  • KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang dari Surabaya menuju Kalimantan Selatan saat mengalami cuaca buruk, miring, lalu hilang kontak pada 13 September 2026.
  • Basarnas melanjutkan pencarian 130 orang di Laut Jawa; penyebab kecelakaan belum ditetapkan Kementerian Perhubungan, meski cuaca buruk diduga menjadi salah satu faktor.
  • Operasi SAR melibatkan kapal penyelamat, empat kapal perang, pesawat, helikopter, dan kapal swasta yang telah mengevakuasi sejumlah penumpang; data korban terus diperbarui.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Banjarmasin, IDN Times – Basarnas melanjutkan pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Laut Jawa, Senin (14/9/2026). Sebanyak 130 orang masih dalam pencarian dari total penumpang dan awak kapal yang berada di dalam kapal tersebut sebanyak 243 orang.

Kementerian Perhubungan belum menetapkan penyebab pasti kecelakaan laut kapal penumpang dan kargo tersebut. Namun, cuaca buruk diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kapal mengalami masalah sebelum akhirnya miring dan terbalik.

  1. 1. Kronologi kecelakaan laut KM Virgo Transport 8

    antarafoto-konferensi-pers-kecelakaan-kapal-virgo-transport-8-1789298704.jpg
    Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memberikan keterangan saat konferensi pers terkait kecelakaan kapal motor penumpang Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin di Posko Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/hma

    KM Virgo Transport 8 berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Kalimantan Selatan pada Sabtu (12/9/2026). Kapal tersebut membawa 243 orang yang terdiri dari 213 penumpang dan 30 awak kapal.

    Pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, awak kapal melaporkan kondisi cuaca buruk. Beberapa waktu kemudian, kapal dilaporkan mulai miring.

    Laporan tersebut menjadi komunikasi terakhir antara awak kapal dan pihak perusahaan sebelum KM Virgo Transport 8 hilang kontak.

    Kantor SAR Banjarmasin kemudian menerima laporan dari PT Virgo mengenai hilang kontaknya kapal. Posisi terakhir kapal diperkirakan berada sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.

    "Saat itu pihak kapal juga sudah mengumumkan situasi darurat untuk meminta bantuan," ujar Syafii.

  2. 2. Basarnas kerahkan Tim SAR

    WhatsApp Image 2026-09-13 at 18.47.34.jpeg
    Proses evakuasi penumpang KM Virgo Transport 8 saat tiba di Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Minggu (13/9/2026). Foto istimewa

    Setelah menerima laporan, Basarnas langsung menginformasikan kejadian tersebut kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi. Mereka diminta membantu proses pencarian dan evakuasi penumpang KM Virgo Transport 8.

    Sekitar pukul 04.30 Wita, tim SAR memberangkatkan kapal penyelamat dari Kantor SAR Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan Makassar, Sulawesi Selatan.

    TNI AL juga mengerahkan empat kapal perang untuk menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian. Perjalanan dari Banjarmasin menuju lokasi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar enam jam.

    Pesawat dan helikopter TNI serta Polri juga diterbangkan dari Surabaya untuk membantu memantau dan mencari korban dari udara.

  3. 3. Laporan penumpang berhasil dievakuasi

    2.jpeg
    Penumpang KM Virgo Transport 8 dievakuasi di Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). Foto istimewa

    Tim SAR sudah mengumumkan sejumlah kapal swasta turut merespons keadaan darurat dan membantu proses evakuasi. Kapal tersebut yakni Tugboat TCP yang mengevakuasi 38 orang, Tugboat Mauhaw IX sebanyak 16 orang, MV Haida sebanyak 49 orang, serta KM Cahaya Bahari Jaya sebanyak 22 orang.

    Data-data tentang jumlah penumpang memang masih terus berubah tergantung proses update dari pihak SAR Banjarmasin.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More