Wagub Kaltim Bawa 52,45 Ton Bantuan Pangan ke Hulu Mahakam Ulu

- Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyerahkan 52,45 ton bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah Tahap II kepada warga Kampung Tiong Ohang, Long Apari, Mahakam Ulu.
- Bantuan pangan ditujukan bagi masyarakat pedalaman yang terdampak kemarau panjang dan surutnya sungai, yang menyulitkan perjalanan serta membuat distribusi kebutuhan pokok lebih mahal dan lambat.
- Pemprov Kaltim menegaskan perhatian bagi wilayah hulu dan perbatasan harus tetap kuat, sambil menjaga sinergi pemerintah-masyarakat untuk ketahanan pangan dan kesejahteraan warga.
Samarinda, IDN Times - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji melanjutkan perjalanan ke wilayah hulu setelah menyalurkan bantuan ke Kampung Long Lunuk, Kecamatan Long Pahangai.
Pada Jumat (11/9/2026), Seno Aji menyerahkan secara langsung bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Tahap II kepada masyarakat di Kampung Tiong Ohang, Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu.
1. Bantuan bagi warga pedalaman karena kemarau panjang
Total bantuan CPPD Tahap II yang disalurkan mencapai 52,45 ton. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat di wilayah pedalaman yang terdampak kondisi kemarau panjang.
Seno Aji mengatakan kunjungan langsung jajaran Pemprov Kaltim ke Kecamatan Long Apari penting untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus mendengar berbagai persoalan yang mereka hadapi.
"Bagi kami, kehadiran langsung seperti ini penting. Kami ingin melihat dari dekat kondisi masyarakat. Kami ingin mendengar apa yang dirasakan masyarakat. Dan kami ingin memastikan bahwa perhatian pemerintah sampai ke wilayah paling hulu di Benua Etam," tegasnya.
2. Surutnya air sungai di Mahulu

Potret anggota Polres Mahulu saat melewati riam Sungai Mahakam. (Dok.Polres Mahulu) Seno menjelaskan, kondisi sungai yang mengalami penyurutan turut berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi di wilayah tersebut.
Surutnya air sungai membuat perjalanan menjadi lebih sulit. Kondisi itu juga berdampak pada distribusi kebutuhan pokok yang menjadi lebih mahal dan membutuhkan waktu lebih lama.
"Ketika air surut, semuanya ikut terdampak. Perjalanan menjadi lebih sulit, distribusi kebutuhan pokok menjadi lebih mahal dan membutuhkan waktu lebih panjang. Bantuan yang kita serahkan hari ini bagian dari langkah bersama untuk membantu masyarakat melewati kondisi krisis saat ini," ujarnya.
Menurut Seno, bantuan pangan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah kondisi sulit akibat kemarau panjang.
3. Komitmen bantuan hingga wilayah hulu

Anggota Polres Mahulu dan Sat pol PP serta Linmas saat membawa logistik Pilkada melewati riam Sungai Mahakam. (Dok. Polres Mahulu) Seno menegaskan jarak geografis tidak boleh menjadi alasan berkurangnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan.
"Kita tidak boleh membiarkan jarak membuat perhatian menjadi jauh. Justru semakin jauh sebuah wilayah, semakin kuat perhatian yang harus kita berikan. Karena pembangunan Kaltim harus dirasakan dari pusat kota sampai ke wilayah hulu, dari kawasan perkotaan sampai kawasan perbatasan," pungkasnya.
Melalui penyaluran 52,45 ton CPPD Tahap II tersebut, Pemprov Kaltim berharap sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat terus terjaga untuk memperkuat ketahanan pangan serta kesejahteraan warga di wilayah perbatasan.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kaltim Ekti Imanuel, Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan, Wakil Bupati Mahakam Ulu Suhuk, Ketua DPRD Mahakam Ulu Devung Paran, serta petinggi Kampung Tiong Ohang.



















