Samarinda, IDN Times - Tampaknya pelaksanaan pesta demokrasi di Samarinda bakal terseok-seok, bagaimana tidak hingga saat ini pemkot dan KPU Samarinda belum juga sepakat mengenai anggaran pemilihan wali kota dan wakil wali kota (pilwali) Samarinda 2020. Padahal, September ini tahapan pilwali ini menuntut segera dimulai.
Sebelumnya, KPU memberikan usulan mengenai duit biaya pemilihan kepala daerah besarannya itu mentok di angka Rp57,6 miliar. Nilai itu disebut sudah final setelah audit terakhir sesudah skema rasionalisasi program dilakukan KPU, sementara pemkot meminta Rp55 miliar.