Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Lapas Samarinda Kembangkan Dapur MBG, Napi Jadi Produsen Pangan
Humas Lapas Narkotika Samarinda

Samarinda, IDN Times - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Samarinda, Kalimantan Timur, mulai membangun fasilitas dapur khusus untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini turut melibatkan peran aktif warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kepala Lapas Narkotika Samarinda, Puang Dirham, mengatakan pihaknya berkomitmen penuh dalam mendukung program prioritas pemerintah tersebut.

“Kami berpartisipasi seratus persen sebagai bentuk pengabdian dalam membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat,” ujar Puang Dirham diberitakan Antara di Samarinda, Jumat (24/4/2026).

1. Menunjang distribusi logistik makanan ke wilayah Samarinda

Tangkap layar penampakan menu daging "karet" progam MBG di Kabupaten Lampung Barat. (Dok. IDN Times).

Ia menjelaskan, pembangunan dapur ini ditujukan untuk menunjang distribusi makanan bagi kelompok sasaran di wilayah Samarinda, khususnya di sekitar lingkungan lapas.

Tak hanya itu, warga binaan juga akan mendapatkan pelatihan khusus sebagai penjamah makanan sesuai standar kesehatan. Pelatihan ini akan dilakukan secara intensif dengan pendampingan dari dinas kesehatan setempat.

“Kami juga masih mematangkan skema teknis kerja sama dengan berbagai pihak eksternal,” tambahnya.

Saat ini, pihak lapas tengah melakukan pemetaan lokasi distribusi guna memastikan bantuan gizi tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

2. Pengembangan ekosistem pangan mandiri

Humas Lapas Narkotika Samarinda

Untuk memperkuat program tersebut, Lapas Narkotika Samarinda juga merancang pengembangan ekosistem pangan mandiri di dalam lingkungan lapas.

Langkah yang disiapkan meliputi pembangunan peternakan ayam petelur, pengembangan tanaman pangan, hingga budidaya ikan air tawar.

Selain itu, fasilitas green house yang telah tersedia akan dimaksimalkan untuk mendukung ketersediaan bahan pangan secara berkelanjutan.

3. Kontribusi warga binaan kepada masyarakat

Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Samarinda Ulu 2 di Samarinda, Kalimantan Timur. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Puang menegaskan, program ini tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan dan keamanan, tetapi juga mendorong kontribusi sosial warga binaan kepada masyarakat.

“Warga binaan diberi ruang untuk berkontribusi positif dengan menghasilkan komoditas pangan sehat yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh jajaran petugas lapas telah berkomitmen mendukung penuh implementasi program nasional tersebut sebagai bagian dari realisasi agenda prioritas pemerintah.

Editorial Team