Lima Kapal Patroli Polri Bersiaga di Teluk Balikpapan Menjelang HUT RI

Balikpapan, IDN Times - Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur (Kaltim) mengerahkan lima unit kapal patroli untuk mengamankan jalur lalu lintas laut di kawasan Teluk Balikpapan, Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan pengamanan menjelang kedatangan Presiden Joko Widodo dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto yang akan menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan RI di IKN pada 17 Agustus 2024.
"Kami menerjunkan lima unit kapal patroli, terdiri dari dua unit Kapal Pemburu Cepat (KPC), dua unit Sea Rider, dan satu Ship Tender," ujar Kabag Binopsnal Ditpolairud Polda Kaltim Ajun Komisaris Besar Pol Bahril, Kamis (15/8/2024).
1. Pengamanan perairan Teluk Balikpapan

Patroli kapal ini, menurut AKBP Bahril, bertujuan untuk mendukung pengamanan wilayah perairan, khususnya di kawasan Sepinggan, Teluk Balikpapan, perairan Pulau Balang, hingga ke Pelabuhan ITCI Hutani Manunggal (IHM).
"Ini juga merupakan upaya untuk mencegah terjadinya tindak pidana di perairan dan memastikan kegiatan Harkamtibmas di wilayah IKN berjalan aman dan lancar," tambahnya.
2. Antisipasi kerawanan dan sabotase

Bahril menegaskan bahwa pengamanan ini juga difokuskan untuk mengantisipasi berbagai bentuk kerawanan, termasuk tindak pidana universal dan potensi sabotase. Selain itu, pengamanan juga dilakukan untuk mencegah nelayan yang mungkin menghambat jalur-jalur laut menuju IKN.
"Kami mengantisipasi kemungkinan tindak kejahatan kriminal, sabotase, serta potensi gangguan dari nelayan yang menghambat jalur lalu lintas laut di IKN," tegasnya.
3. Patroli selama 4 jam sehari

Patroli perairan oleh Ditpolairud Polda Kaltim dilakukan secara rutin selama 4 jam setiap hari, dengan jadwal bergantian. Setiap kapal patroli dikerahkan dengan empat personel, sehingga total ada sekitar 20 personel yang terlibat dalam operasi ini.
"Setiap kapal patroli dilengkapi dengan empat personel untuk menjalankan tugas pengamanan," tutup Bahril.



















