Menuju Kota Masa Depan: IKN Resmikan Proyek PLTS Raksasa 50 MW

Penajam, IDN Times - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) tengah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) senilai sekitar Rp900 miliar sebagai sumber energi bersih untuk kawasan IKN yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
“Pemenuhan energi bersih adalah salah satu prioritas utama dalam mendukung pembangunan IKN. Karena itu kami membangun PLTS bekerja sama dengan PT NSSE (Nusantara Sembcorp Solar Energi),” ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, saat ditemui di Sepaku, Penajam Paser Utara diberitakan Antara, Sabtu (29/11/2025).
1. Visi penting pembangunan IKN

Basuki menegaskan bahwa infrastruktur energi bersih merupakan bagian penting dari visi IKN sebagai kota hutan berkelanjutan. Energi hijau, kata dia, akan menjadi fondasi ibu kota masa depan Indonesia yang rendah emisi, efisien, dan selaras dengan alam.
Otorita IKN telah menandatangani kerja sama dengan PT NSSE, perusahaan patungan antara PLN Nusantara Renewables dan Sembcorp Utilities Pte. Ltd. Melalui kerja sama ini, akan dibangun PLTS berkapasitas 50 megawatt.
PLTS tersebut dibangun di wilayah dengan tingkat iradiasi terbaik di kawasan IKN dan diproyeksikan mampu menghasilkan 92,8 GWh listrik per tahun. Fasilitas ini akan menjadi salah satu sumber energi strategis yang menyediakan pasokan listrik bersih untuk kota.
2. Tulang punggung kelistrikan di IKN

Menurut Basuki, keberadaan PLTS ini akan menjadi tulang punggung kelistrikan hijau IKN, memastikan pasokan energi yang andal sekaligus mempercepat transformasi menuju sistem ketenagalistrikan rendah karbon.
Ia menambahkan, investasi sekitar Rp900 miliar tersebut memperkuat komitmen IKN dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang menekankan pengurangan emisi serta efisiensi energi sejak tahap awal.
3. Mendukung net zero emission

Kerja sama pembangunan PLTS juga menjadi langkah penting mendukung target Indonesia mencapai net zero emission pada 2060. Otorita IKN memastikan seluruh infrastruktur kota dikembangkan dengan prinsip rendah karbon.
“IKN tidak hanya dibangun sebagai kota modern dan cerdas, tetapi juga menjadi motor transformasi energi bersih nasional. Pembangunan PLTS ini adalah langkah konkret memperkuat ketahanan energi dan mempercepat transisi menuju ekosistem kelistrikan berbasis energi hijau,” kata Basuki.


















