Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Meresahkan Pengendara! Penyiram Kaca Mobil Kembali Marak di Pontianak

Meresahkan Pengendara! Penyiram Kaca Mobil Kembali Marak di Pontianak
Satpol PP temukan 2 botol berisi sabun. (IDN Times/istimewa).
Share Article

Pontianak, IDN Times - Momentum libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan sejumlah gelandangan dan pengemis (gepeng) serta anak jalanan untuk kembali beraksi di sejumlah persimpangan lampu merah di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

Modus yang digunakan pun masih sama, yakni menyiram kaca mobil pengendara dengan air sabun tanpa izin demi meminta uang kepada pengendara yang melintas.

Kepala Satpol PP Kota Pontianak, Ahmad Sudiantoro pun bergerak melakukan patroli intensif selama masa libur IdulAdha.

Dari hasil patroli yang dilakukan pada Rabu (27/5/2026) siang, petugas menemukan dua botol air mineral berisi campuran air sabun di kawasan Simpang Tanjung Raya.

1. Botol berisi air sabun untuk menyiram kaca pengendara

4c4030b3-7d0d-4cd8-9d95-6934aafbf1cb.jpeg
Satpol PP Pontianak rutin patroli awasi gepeng. (IDN Times/istimewa).

Toro mengatakan, botol tersebut diduga digunakan anak jalanan untuk menjalankan aksi penyiraman kaca kendaraan milik pengendara.

“Anggota menemukan dua botol Aqua berisi air sabun. Barang itu sudah kita amankan, sementara pelakunya melarikan diri,” ujarnya.

Menurut Ahmad, momen libur panjang dan suasana kota yang lebih lengang saat Idul Adha sering dimanfaatkan anak jalanan maupun gepeng untuk kembali turun ke jalan mencari kesempatan mendapatkan uang dari pengendara.

2. Rerata anak baru, masih coba-coba

IMG_0999.jpeg
Kasatpol PP Pontianak, Ahmad Sudiantoro. (IDN Times/Teri).

Dia menyebut, pelaku penyiram kaca mobil rata-rata merupakan anak-anak baru yang mencoba-coba mencari uang di jalanan dengan cara instan.

“Yang khusus nyiram itu rata-rata anak-anak baru, baru coba-coba,” katanya.

Satpol PP Kota Pontianak sendiri tetap melakukan patroli selama enam hari penuh di enam kecamatan selama perayaan IdulAdha.

Patroli dilakukan dari siang hingga malam hari guna mengantisipasi meningkatnya aktivitas gepeng dan anak jalanan di titik-titik keramaian.

Beberapa lokasi yang menjadi perhatian petugas di antaranya Simpang Tanjung Hulu, Simpang 28 Oktober, hingga Simpang Tanjung Raya yang kerap menjadi lokasi mangkal anak jalanan dan pengemis.

“Kita tetap melakukan mobiling. Mereka biasanya mencari kesempatan ketika tidak ada penertiban,” jelas Ahmad.

3. Tertibkan tempat hiburan malam saat Idul Adha

1b8c40c2-2ae7-47fb-80ec-b00ab28cd2e1.jpeg
Satpol PP Pontianak lakukan patroli. (IDN Times/istimewa).

Selain melakukan penertiban, Satpol PP juga terus berkoordinasi dengan dinas sosial untuk melakukan pembinaan terhadap anak-anak jalanan yang terjaring patroli. Namun demikian, sebagian dari mereka diketahui kembali turun ke jalan setelah selesai menjalani pembinaan.

Tak hanya fokus pada penertiban gepeng, Satpol PP bersama aparat kepolisian juga melakukan patroli ke sejumlah tempat hiburan malam dan karaoke untuk memastikan situasi Kota Pontianak tetap kondusif selama libur IdulAdha.

“Alhamdulillah tadi malam kita patroli sampai pukul 11 malam, rata-rata tempat hiburan malam bisa menjaga kondusivitas wilayahnya masing-masing,” tukasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Rahasia Kamar Kos Tetap Rapi, Cukup Punya 9 Barang Ini

28 Mei 2026, 03:00 WIBNews