Balikpapan, IDN Times - Bagi Udi, Vespa tua bukan sekadar kendaraan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Ada kenangan yang membuatnya enggan berpisah dengan motor yang telah menemani perjalanan hidupnya sejak muda.
Namun, mempertahankan Vespa lawas bukan perkara mudah. Usia kendaraan membuat sejumlah suku cadang semakin sulit ditemukan. Di tengah persoalan itu, Udi menemukan cara agar Vespa kesayangannya tetap bisa digunakan: mempertahankan tubuh klasiknya, tetapi mengganti jantungnya.
Salah satu Vespa miliknya yang ditemui pada Sabtu malam, 29 Agustus 2026, di kawasan Sepinggan Pratama, Balikpapan, tampak seperti Vespa tua pada umumnya. Bodi klasik berwarna abu-abu masih dipertahankan.
Yang berbeda ada di balik bodinya.
Mesin bensin Vespa keluaran 1970-an itu telah diganti dengan sistem penggerak listrik. Tidak ada lagi suara mesin bensin khas Vespa lawas. Sebagai gantinya, kendaraan tersebut kini melaju dengan tenaga yang berasal dari baterai.
