Naik Motor Keliling Kota, Wali Kota Banjarmasin Cari Titik Banjir

Banjarmasin, IDN Times - Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kembali turun langsung meninjau sejumlah titik banjir yang belum surut akibat pasang air laut dan kiriman air dari hulu menyusul tingginya intensitas hujan.
Peninjauan lapangan dilakukan Yamin di Banjarmasin, Jumat (9/1/2026) dengan berkeliling menggunakan sepeda motor ke sejumlah kawasan yang masih tergenang banjir hampir sepekan terakhir.
Rute peninjauan dimulai dari Jalan Mahat Kasan, Komplek Satelit, Komplek DPR Masjid Asshobirin, Komplek Kayu Manis, hingga Jalan Pramuka tepatnya di jembatan depan Komplek Grand Pramuka. Seluruh lokasi tersebut berada di wilayah Banjarmasin Timur.
“Kita cari solusi, di mana letak permasalahannya sehingga genangan air tidak juga surut,” ujar Yamin dilaporkan Antara.
1. Kondisi banjir mulai surut

Menurutnya, kondisi pasang air laut sebenarnya sudah mulai menurun. Meski demikian, debit air kiriman dari hulu Sungai Martapura, Kabupaten Banjar, masih cukup tinggi, meski tidak separah pada periode 1–4 Januari 2026.
“Artinya, ada persoalan pada sistem saluran air yang seharusnya sudah lancar,” katanya.
Dalam peninjauan tersebut, Yamin menemukan sejumlah indikasi penyebab banjir, di antaranya adanya bangunan yang melanggar sempadan sungai serta saluran drainase yang tersumbat.
2. Temuan soal banjir akan ditindaklanjuti

Ia menegaskan akan segera menindaklanjuti temuan tersebut agar aliran air kembali normal.
“Semoga banjir ini segera berakhir dan genangan bisa teratasi. Kami akan terus berupaya dan bekerja sama dengan masyarakat untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.
3. Persoalan lingkungan jadi perhatian

Selain itu, Yamin mengimbau para pemilik usaha yang berada di tepi jalan dan sungai di Kota Banjarmasin agar lebih memperhatikan kondisi drainase serta menjaga kebersihan lingkungan.
“Jangan membuang sampah ke sungai karena dapat menyumbat aliran air dan memperparah banjir,” katanya.


















