Samarinda, IDN Times - Menjadi polisi adalah impian San. Pria 33 tahun tersebut tak punya cita-cita lain. Sayangnya, angan itu tak bisa diwujudkan. Lebih-lebih ketika virus corona atau COVID-19 melanda Samarinda. Rupiah tak ada di tangan, jalan pintas diambil yakni melanggar hukum dengan menipu. Modalnya hanya airsoftgun dan borgol lantas mengaku sebagai polisi.
“Ketika tersangka beraksi memeras korbannya, dia memang tak pakai seragam. Hanya baju sipil. Tapi tersangka ini membawa airsoftgun dan borgol,” ujar Ipda Dovie Eudy, Kanit Jatanras Polresta Samarinda saat dikonfirmasi Jumat (11/9/2020) sore.
