Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pelabuhan Kumuh Disorot, Pemkab PPU Mulai Revitalisasi Gerbang IKN

Pengguna jasa angkutan lebaran kapal ferry di pelabuhan ASDP Penajam (IDN Times/Ervan)
Pengguna jasa angkutan lebaran kapal ferry di pelabuhan ASDP Penajam (IDN Times/Ervan)

Penajam, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mulai merevitalisasi pelabuhan penyeberangan di Kelurahan Penajam. Pelabuhan ini menjadi salah satu pintu gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Waris Muin, di Penajam, Rabu, mengatakan revitalisasi dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas infrastruktur serta memperkuat konektivitas transportasi air.

“Pemerintah kabupaten mengambil inisiatif untuk meningkatkan infrastruktur dan konektivitas transportasi, khususnya di pelabuhan penyeberangan,” ujarnya.

1. Peningkatan kenyamanan bagi penumpang

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin sidak salah satu kelurahan di Kecamatan Penajam (IDN Times/Ervan)
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin sidak salah satu kelurahan di Kecamatan Penajam (IDN Times/Ervan)

Menurut Abdul Waris, revitalisasi pelabuhan bertujuan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumpang kapal cepat (speedboat) maupun kapal kayu (klotok). Selama 23 tahun terakhir, pelabuhan tersebut belum pernah mendapat pembenahan sehingga kondisinya terlihat kumuh dan tidak tertata.

Ia menegaskan, pelabuhan merupakan wajah daerah sekaligus pintu masuk menuju IKN. Karena itu, penataan kawasan menjadi penting, tidak hanya untuk mendukung transportasi air bagi masyarakat lokal, tetapi juga bagi wisatawan.

2. Kajian pembangunan masih dilakukan

Sejumlah anggota Tipidter Polres PPU edukasi masyarakat di pelabuhan klotok tentang larangan judi online (IDN Times/Ervan)
Sejumlah anggota Tipidter Polres PPU edukasi masyarakat di pelabuhan klotok tentang larangan judi online (IDN Times/Ervan)

Pemkab PPU saat ini masih melakukan kajian terhadap lokasi pelabuhan. Revitalisasi tersebut tidak menutup kemungkinan disertai relokasi jika dinilai lebih efektif.

“Kajian sedang dilakukan untuk menentukan apakah pelabuhan tetap berada di lokasi saat ini atau dipindahkan ke lokasi lain yang lebih representatif,” jelasnya.

Pemerintah kabupaten menyiapkan lahan sekitar tiga hektare untuk kawasan pelabuhan kapal kayu dan kapal cepat. Selain itu, pendataan terhadap seluruh aset serta aktivitas di kawasan pelabuhan juga tengah dilakukan.

3. Pelabuhan PPU dianggap sudah sempit

Pengguna jasa angkutan lebaran kapal ferry di pelabuhan ASDP Penajam (IDN Times/Ervan)
Pengguna jasa angkutan lebaran kapal ferry di pelabuhan ASDP Penajam (IDN Times/Ervan)

Kondisi pelabuhan saat ini dinilai sempit, bangunan terlihat usang, serta kawasan sekitar dipenuhi kendaraan yang parkir sembarangan sehingga mengganggu aktivitas penyeberangan.

“Revitalisasi mulai dilakukan tahun ini, diawali dengan pendataan dan verifikasi legalitas lahan,” kata Abdul Waris.

Ia menambahkan, pelabuhan penyeberangan selama ini menjadi salah satu pusat pergerakan masyarakat sekaligus penggerak ekonomi warga, sehingga pembenahan diharapkan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan daerah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Pelabuhan Kumuh Disorot, Pemkab PPU Mulai Revitalisasi Gerbang IKN

14 Jan 2026, 13:00 WIBNews