Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemkot Pontianak Siapkan Sanksi Disiplin untuk ASN yang Tidak Netral

Pemkot Pontianak Siapkan Sanksi Disiplin untuk ASN yang Tidak Netral
Pj Wali Kota Pontianak, Edi Suryanto. (IDN Times/Prokopim).
Share Article

Pontianak, IDN Times - Pemerintah Kota Pontianak Kalimantan Barat (Kalbar) memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap netral dalam menghadapi Pemilu 2024. Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak, Edi Suryanto, menegaskan bahwa Pemkot terus memantau ASN agar tidak berpihak pada salah satu pasangan calon (paslon).

"Kami sudah beberapa kali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor OPD untuk menjaga netralitas ASN di lingkungan Pemkot Pontianak," ujar Edi, Senin (25/11/2024).

1. Jika ditemukan ASN tak netral akan diberi sanksi

Pj Wali Kota Pontianak pantau logistik Pilkada. (IDN Times/prokopim).
Pj Wali Kota Pontianak pantau logistik Pilkada. (IDN Times/prokopim).

Edi mengungkapkan, hingga sidak terakhir dilakukan, tidak ada pelanggaran netralitas ASN yang ditemukan. Namun, ia menegaskan bahwa jika ada ASN yang melanggar, sanksi disiplin akan segera dijatuhkan.

“Alhamdulillah, dari sidak terakhir tidak ada pelanggaran, bahkan sekadar foto kecil saja tidak ditemukan. Sebelumnya memang ada laporan yang sudah kami proses. Insyaallah, kami terus menjaga netralitas ASN,” tegasnya.

Edi juga menambahkan bahwa pelanggaran oleh ASN akan ditangani sesuai aturan yang berlaku. “Kalau ada pelanggaran, pasti kami proses sesuai ketentuan. Jika ada indikasi pidana, kami akan berkoordinasi dengan Polres dan Kejaksaan Negeri (Kejari),” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Edi secara simbolis melepas 10 armada logistik untuk kebutuhan Pemilu 2024 di Gudang Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak, Jalan Kom Yos Sudarso.

2. Pj Wako lepas 10 armada distribusi logistik Pilkada

Pelepasan distribusi 10 armada logistik Pilkada di Pontianak. (IDN Times/Prokopim).
Pelepasan distribusi 10 armada logistik Pilkada di Pontianak. (IDN Times/Prokopim).

Ketua KPU Kota Pontianak, David Teguh, menjelaskan bahwa total ada 1.808 kotak suara yang akan didistribusikan ke 904 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Pontianak. “Logistik awalnya disimpan di tingkat kecamatan sebelum disebar ke 29 kelurahan,” ungkapnya.

Perlengkapan logistik tersebut meliputi kotak suara, surat suara, tinta, bilik suara, alat coblos, tanda pengenal petugas dan saksi, hingga formulir.

David juga mengingatkan para petugas agar waspada terhadap cuaca yang tidak menentu, khususnya hujan deras yang berpotensi mengganggu pendistribusian.

“Truk harus diposisikan sedekat mungkin dengan lokasi penurunan logistik. Gunakan terpal untuk melindungi perlengkapan. Jika hujan terlalu lebat, lebih baik menunda sementara proses distribusi,” imbuh David.

3. Petugas hindari cuaca hujan deras

Pj Wali Kota Pontianak memantau logistik di gudang KPU. (IDN Times/prokopim).
Pj Wali Kota Pontianak memantau logistik di gudang KPU. (IDN Times/prokopim).

Edi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan Pemilu 2024, khususnya KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pontianak. Ia memuji koordinasi yang baik antara penyelenggara pemilu dan instansi terkait.

“Kunci sukses penyelenggaraan ada di KPU dan Bawaslu. Jika ada masalah, segera dikonfirmasi. Kami di Forkopimda berharap semua proses berjalan lancar tanpa kendala berarti. Terima kasih kepada jajaran terkait, termasuk TNI-Polri dan Kejaksaan Negeri,” tutupnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Jangan Nego sebelum Tahu Ini! 5 Cara Bisa Mengubah Hasil Kesepakatanmu

27 Jun 2026, 19:00 WIBNews