Balikpapan, IDN Times - Perkembangan media sosial membawa dampak signifikan terhadap gerakan mahasiswa. Tak lagi sekadar turun ke jalan, kini suara kritis mahasiswa sering digaungkan melalui media sosial. Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Balikpapan, Maha Sakti Esa Jaya, menilai, kampanye di medsos telah menjadi tren yang tidak bisa dipandang remeh.
"Dua aksi besar, yakni demo Omnibus Law dan Revisi KUHP, adalah momen ketika kampanye melalui medsos semakin ramai. Tren ini pun terus berlanjut hingga sekarang," ujarnya.
