Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Positif COVID-19 di Penajam Paser Utara Bertambah 7 Orang

Positif COVID-19 di Penajam Paser Utara Bertambah 7 Orang
Juru Bicara Pemkab PPU terkait penanganan COVID-19, dr. Arnold Wayong, saat memberikan keterangan pers (IDN Times/Ervan Masbanjar)
Share Article

Penajam , IDN Times - Jumlah warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terkonfirmasi positif virus corona atau COVID-19 bertambah sebanyak tujuh. Kini total positif COVID-19 di PPU sejumlah 11 orang. Semuanya merupakan jemaah Ijtima Dunia Zona Asia di Gowa, atau disebut klaster Gowa .     

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten PPU terkait penanganan COVID-19, dr. Arnold Wayong, kepada IDN Times, Sabtu (18/4) membenarkan, saat ini terdapat 11 orang warga PPU dinyatakan positif corona karena ada penambahan tujuh positif baru dari hasil pemeriksaan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) di Surabaya.

"Mereka merupakan klaster Gowa dari Babulu lima orang dan dua klaster Gowa di Penajam dan Petung," kata Arnold.

1. Ketujuh orang tersebut merupakan PDP dengan hasil rapid test dan tes PCR terkonfirmasi positif

Infografis COVID-19 PPU update 18 April 2020 (Dok Pemkab PPU)
Infografis COVID-19 PPU update 18 April 2020 (Dok Pemkab PPU)

Dibeberkan Arnold, ketujuh orang tersebut merupakan Pasien dalam Pengawasan (PDP) dengan hasil rapid test COVID-19 positif.

Mereka kemudian menjalani pengambilan sampel swab untuk pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) dan ternyata hasilnya terkonfirmasi positif COVID-19. Saat ini ketujuh PDP positif COVID-19 tersebut sudah diisolasi di RSUD Ratu Aji Putri Butong (RAPB).

2. Tingkatan usia pasien positif COVID-19 antara 11 - 45 tahun

Suasana ijtima di Gowa. (IDN Times/Istimewa)
Suasana ijtima di Gowa. (IDN Times/Istimewa)

"Untuk tingkatan usia pasien positif antara 11 tahun hingga 45 tahun, mereka itu sebelumnya sudah dimasukan ke ruang isolasi RS RAPB dan semua positif saat dilakukan rapid test," kata Arnold.

Ia mengimbau, dengan bertambahnya jumlah warga PPU yang positif virus corona tersebut, maka masyarakat diminta untuk betul - betul melaksanakan imbauan pemerintah untuk tetap tinggal di rumah guna memutus mata rantai penularan COVID-19 di PPU.

"Pemerintah sudah berusaha memberikan bantuan sembako gratis harapannya masyarakat tertib dan disiplin tetap berada di rumah agar rantai penyebaran virus COVID-19 terputus," tegasnya.

3. Penambahan jumlah positif corona harus diumumkan kepada masyarakat

Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud (IDN Times/Ervan Masbanjar)
Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud (IDN Times/Ervan Masbanjar)

Sementara itu, Bupati PPU, Abdul Gafur Mas'ud melalui rekaman suaranya, Sabtu (18/4) mengatakan, penambahan jumlah warga positif COVID-19 di PPU itu harus diumumkan kepada masyarakat.

Dirinya berharap kepada Dandim dan Kapolres PPU untuk melakukan imbauan dan hal-hal yang diperlukan kepada masyarakat untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran virus corona.

"Saat ini dengan perkataan - perkataan yang baik ke masyarakat saya lihat mereka tidak mengindahkan. Sepertinya sudah harus kita lakukan tindakan, karena banyak sekali yang menganggap remeh virus ini," ujar Gafur.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ervan Masbanjar
EditorErvan Masbanjar

Latest News Kalimantan Timur

See More

Nomor 1 Sering Terjadi! Ini 5 Sikap Pria yang Membuat Perempuan Kesal

31 Mei 2026, 04:00 WIBNews