Balikpapan, IDN TImes - Mayoritas sumur minyak dan gas bumi (migas) di Kalimantan Timur kini telah memasuki fase Secondary Recovery, bahkan sebagian sudah berada pada tahap Tertiary Recovery. Kondisi tersebut terjadi karena salah satunya disebabkan sumur migas di daerah ini telah berproduksi selama lebih dari 30 tahun sehingga mengalami penurunan tekanan reservoir dan produksi.
Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Dony Indrawan, mengatakan usia sumur yang semakin tua membuat proses produksi tidak lagi mengandalkan tekanan alami dari reservoir seperti pada awal masa operasi.
"Sumur-sumur migas di Kaltim usianya sudah di atas 30 tahun sehingga mayoritas berada pada fase Secondary Recovery atau bahkan Tertiary Recovery," ujar Dony, Kamis (2/7/2026).
