Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ratusan Kios Terdampak Kebakaran, Pasar Sepinggan Dibuka Bertahap
Petugas melakukan proses pendinginan usai kebakaran di Pasar Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (31/7/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/kye
  • Pasar Sepinggan kembali beroperasi terbatas hingga pukul 12.00 Wita agar pembersihan material kebakaran dan penataan area terdampak dapat dilakukan.
  • Pedagang tidak direlokasi dan tetap boleh berjualan dengan menggeser lapak ke dalam, sementara rapat koordinasi pemkot akan menentukan penanganan lanjutan.
  • Kebakaran pada 31 Juli 2026 mengakibatkan ratusan kios terdampak; pemadaman memakai 15 mobil damkar, sedangkan penataan berikutnya menunggu penyelidikan polisi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Balikpapan, IDN Times - Aktivitas perdagangan di Pasar Sepinggan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, mulai kembali berjalan secara terbatas setelah kebakaran yang melanda kawasan tersebut pada Jumat (31/7/2026). Pemerintah Kota Balikpapan memberlakukan operasional pasar hanya hingga pukul 12.00 Wita untuk mendukung proses pembersihan dan penataan area terdampak.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Haemusri Umar mengatakan pembatasan jam operasional dilakukan agar petugas dan alat berat memiliki waktu yang cukup untuk membersihkan sisa material kebakaran serta menata kembali kawasan pasar.

"Pembatasan ini untuk memberi ruang bagi alat berat dan petugas pembersihan," kata Haemusri dilaporkan Antara, Minggu (2/8/2026).

1. Proses penataan Pasar Sepinggan Balikpapan

Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar. (IDN Times/Erik Alfian)

Ia memastikan para pedagang tidak direlokasi. Selama masa penataan, pedagang tetap diizinkan berjualan di kawasan Pasar Sepinggan dengan menyesuaikan posisi lapak agar tidak menghambat akses kendaraan dan proses pembersihan.

"Barang dagangan diminta ditempatkan lebih ke dalam supaya akses kendaraan tetap terbuka," ujarnya.

Menurut Haemusri, langkah tersebut merupakan penataan awal sambil menunggu rapat koordinasi yang dipimpin Wali Kota Balikpapan pada Senin (3/8). Rapat akan membahas tahapan lanjutan penanganan pascakebakaran, termasuk pengaturan jalur distribusi, pembersihan sisa material, hingga rencana penataan kawasan pasar.

Kebakaran melanda Pasar Sepinggan pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 06.30 Wita. Api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan kios berbahan kayu, sehingga kepulan asap hitam terlihat dari berbagai wilayah di Balikpapan Selatan.

2. Proses pemadaman api kebakaran di Pasar Sepinggan

Petugas melakukan proses pendinginan usai kebakaran di Pasar Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (31/7/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/kye

Petugas mengerahkan 15 unit mobil pemadam kebakaran untuk mengendalikan api dan mencegah kobaran merembet ke bangunan lain. Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam akibat banyaknya material yang mudah terbakar di dalam kios.

Peristiwa tersebut mengakibatkan ratusan kios terdampak dan menghentikan seluruh aktivitas perdagangan di pasar sejak hari kejadian.

Di tengah proses pemulihan, sejumlah pedagang mulai berjualan di area luar pasar menggunakan lapak sementara. Namun, mereka mengaku aktivitas usaha belum berjalan normal karena jumlah pembeli menurun dan akses menuju lokasi berjualan masih terbatas.

"Yang penting pasar cepat dibersihkan dulu. Kami bisa jualan lagi seperti biasa," ujar seorang pedagang sayur.

3. Pemkot Balikpapan menunggu hasil penyelidikan polisi

Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran di Pasar Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (1/8/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/bar/nz

Pemerintah Kota Balikpapan menyatakan proses penataan selanjutnya juga akan mempertimbangkan hasil penyelidikan kepolisian, terutama terkait titik awal kebakaran dan area yang terdampak langsung.

Pemkot berharap proses pembersihan dan penataan dapat segera rampung sehingga aktivitas perdagangan di Pasar Sepinggan kembali pulih dan roda perekonomian masyarakat dapat berjalan normal.

Curated For You

Editorial Team

Related Article