Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sempat Terbengkalai, Kini Bekas Tambang di Kukar Jadi Primadona Wisata
ilustrasi bekas tambang (unsplash.com/Noah Ridge)

Kukar, IDN Times - Kolam bekas galian tambang batu bara yang terbengkalai selama 28 tahun di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, kini disulap menjadi destinasi wisata ramah lingkungan bernama Taman Gubang Loa Ulung.

Kawasan yang berada di Desa Loa Ulung, Kecamatan Tenggarong Seberang itu menjadi contoh keberhasilan pemanfaatan lahan pascatambang menjadi kawasan ekowisata bernilai ekonomi.

“Kami melihat Taman Gubang Loa Ulung sebagai bukti bahwa lahan kritis bekas eksploitasi alam dapat diubah menjadi destinasi wisata yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur Ririn Sari Dewi dilaporkan Antara di Samarinda, Kamis (28/5/2026).

1. Kreatifitas warga dan semangat gotong royong

Lokasi wisata Lakeview Samboja di Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (21/10/2024). (IDN Times/Sri.Wibisono)

Menurut Ririn, pengelolaan kawasan wisata tersebut dilakukan dengan mengedepankan kreativitas warga dan semangat gotong royong tanpa bergantung pada investasi uang tunai.

Pelibatan masyarakat lokal itu membuahkan hasil. Pada 2023, Taman Gubang Loa Ulung berhasil meraih juara pertama dalam ajang Anugerah Tempat Wisata Idaman Kutai Kartanegara.

2. Fasiitas alam di Taman Gubang

Lokasi wisata Lakeview Samboja di Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (21/20/2024). (IDN Times/Sri.Wibisono)

Kini, wisatawan dapat menikmati berbagai fasilitas alam di kawasan tersebut, mulai dari gazebo di tepi danau hingga wisata menyusuri air menggunakan perahu tradisional gubang kembar.

Pengelola Taman Gubang, Ahmadi, mengatakan pemanfaatan kolam bekas tambang tidak hanya membantu memulihkan fungsi lingkungan, tetapi juga memberikan kontribusi bagi daerah.

“Taman wisata ini rutin menyetorkan pajak sekitar Rp50 juta per tahun,” katanya.

3. Pemanfaatan lokasi bekas tambang

Lubang bekas tambang emas ilegal di TWA Gunung Prabu Lombok Tengah. (dok. Ditjen Gakkum Kemenhut)

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur Bambang Arwanto menilai lahan bekas tambang memang dapat dimanfaatkan untuk sektor pariwisata maupun sumber air bersih selama dikelola dengan standar keamanan yang baik.

Ia memastikan kolam wisata tersebut aman untuk dikunjungi masyarakat karena tidak terdapat binatang liar buas dan kedalaman air maksimal hanya sekitar empat meter.

Editorial Team

Related Article