Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Terungkap Pembunuhan Sadis di Penajam, Motifnya Mengejutkan

Terungkap Pembunuhan Sadis di Penajam, Motifnya Mengejutkan
Ilustrasi korban tewas (IDN Times/ Mardya Shakti)

Penajam, IDN Times - Kepolisian Resor Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil mengungkap tewasnya seorang pria berinisial SR (49) penjual mainan di Kelurahan Pentung, Kecamatan Penajam. Dalam proses penyidikan akhirnya diketahui motif menjadi dasar pembunuhan di antara dua yang sebenarnya saling berteman baik ini. 

Ternyata memang motif pembunuhan penjual mainan Pasar Petung ini mengejutkan. 

"Motif pembunuhan yang terjadi di rumah korban itu didasari sakit hati," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres PPU Ajun Komisaris Polisi Dian Kusnawan diberitakan Antara, Senin (23/1/2023). 

1. Pelaku kabur ke Samarinda sambil membawa ponsel korban

Ilustrasi, tersangka. Shutterstock
Ilustrasi, tersangka. Shutterstock

Jasad pria penjual mainan ditemukan pada Rabu (18/1) di RT 19 Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam PPU. Kemudian pada Jumat (20/1), jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres PPU berhasil mengamankan seorang pria berinisial KDS (54) diduga sebagai pelaku pembunuhan tersebut di Kota Samarinda.

Dian menduga, pelaku kabut setelah melakukan penganiayaan dan menghabisi nyawa SR. KDS melarikan diri dengan membawa handphone (telepon genggam/seluler) milik korban ke Kota Samarinda.

2. Cekcok mulut menjadi penyebab pembunuhan

Ilustrasi korban (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi korban (IDN Times/Sukma Shakti)

Sebelum peristiwa pembunuhan, sempat terjadi adu mulut (cekcok) antara SR dan KDS di Tanah Grogot, Kabupaten Paser, karena terduga pelaku pembunuhan sakit hati kepada korban.

Saat KDS bertamu ke rumah SR pada Jumat (18/1), korban hanya seorang diri, dan KDS meminta air minum tetapi tidak ditanggapi oleh korban. Karena permintaan tidak dihiraukan SR, kata dia, KDS menjadi emosi langsung menyerang korban dengan menggunakan kursi kayu yang ada di ruang tamu.

3. Hanya karena tidak diberikan minum membuat pelaku gelap mata

Ilustrasi penondongan pistol. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi penondongan pistol. (IDN Times/Aditya Pratama)

Korban berupaya menghindar dengan berlari keluar rumah, namun terjatuh di teras dan KDS kembali menyerang menggunakan papan kayu ulin yang tergeletak di dekat korban.

"KDS menyerang bagian kepala korban berulang-ulang hingga tewas dengan kursi kayu dan papan kayu ulin," ucap Dian Kusnawan.

Terduga pelaku pembunuhan yang memiliki hubungan pertemanan dengan SR dan pernah menginap di rumah korban tersebut, tidak memiliki pekerjaan tetap serta sering berpindah-pindah domisili atau tempat tinggal.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Berwarna Cerah tapi Mematikan, Ini 5 Fakta Katak Panah Emas

10 Apr 2026, 23:00 WIBNews