Usai Pleno KPU, Pemkab Tunggu Pelantikan Bupati PPU Terpilih

Penajam, IDN Times - Pelaksanaan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) tentang penetapan Mudyat Noor dan Abdul Waris Muin sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati PPU terpilih telah dilakukan. Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU kini tinggal menunggu pelaksanaan pelantikan untuk calon terpilih.
Demikian dikatakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU, Tohar, kepada awak media usai menghadiri rapat pleno KPU terkait hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Rapat pleno itu dipimpin Ketua KPU Kabupaten PPU, Ali Yamin Isha pada Kamis (9/1/2024) di Kantor Bupati PPU.
“Jadi kapan pelantikan pasangan Bupati PPU terpilih, sama-sama kita menunggunya. Karena saya yakin pelaksanaannya akan dilakukan secara serentak. Jadi ini bukan ranah pada pemerintah daerah untuk menentukan kapan hari H-nya, kita menunggu kapan saatnya pelantikan akan dilaksanakan,” ujar Tohar.
1. Penghargaan setinggi-tingginya ke semua pihak

Ia menambahkan, terkait sidang pleno yang digelar KPU dalam rangka penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, maka pemerintah kabupaten PPU menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak tanpa terkecuali.
Salah satunya ucapan terima kasih itu disampaikan kepada penyelenggara langsung dalam hal ini KPU dan Bawaslu Kabupaten PPU. Kemudian pendukung terkait kelancaran pemilu, dalam hal ini aspek keamanan dan ketertiban yang meliputi jajaran Polres PPU, Kodim 0913 PPU, Satpol PP dan unsur-unsur terkait lainnya.
“Terima kasih kepada kita semua utamanya kepada penyelenggara maupun pendukung terkait keamanan yang telah memberikan kepastian bahwa seluruh tahapan dan proses pemilukada 2024 bisa berjalan dengan lancar,” kata Tohar.
2. Informasikan rangkaian panjang Pilkada

Tohar menambahkan bahwa melalui rapat pleno ini juga menginformasikan kepada semua bahwa rangkaian panjang dari Pilkada di 2024 lalu saat ini telah menghadapi atau berada di injury time.
Artinya, sambung Tohar, saat ini tahapan Pilkada 2024 telah memasuki masa akhir. Karena setelah Pleno tersebut, hasil penetapan dan pemutusan bupati dan wakil bupati terpilih akan diserahkan KPU ke DPRD.
“Selanjutnya dari DPRD melanjutkan kepada bupati, kemudian bupati mengusulkan dan menetapkan pengesahannya kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur Kaltim,” tegas Tohar.
3. Sarana kedaulatan rakyat kabupaten PPU

Sementara itu, dalam sambutannya pasangan Bupati PPU terpilih pada Pemilu 2024 melalui Calon Wakil bupati terpilih, Waris Muin menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPU yang telah menyelenggarakan Pemilu dengan baik, sehingga seluruh prosesnya dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
Menurutnya, pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten PPU adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat di kabupaten PPU. Dimana warga masyarakat PPU memilih langsung bupati dan wakil bupati PPU untuk lima tahun kedepan.
Oleh karena itu dirinya sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat kabupaten PPU yang telah ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pilkada.
“Termasuk kepada aparat keamanan baik TNI, Polri, linmas dan seluruh pihak terkait lainnya sehingga pelaksanaan Pilkada dapat berjalan aman dan lancar,” pungkas Waris Muin.



















