Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Viral di Asrama Haji Pontianak, Jemaah Pulang dengan Puluhan Boneka Unta

Viral di Asrama Haji Pontianak, Jemaah Pulang dengan Puluhan Boneka Unta
Jemaah haji asal Sambas bawa oleh-oleh puluhan boneka. (IDN Times/Teri).
Share Article

Pontianak, IDN Times - Suasana haru menyelimuti penyambutan ratusan jemaah haji Kalimantan Barat di Asrama Haji Pontianak, Rabu (17/6/2026). Namun, di tengah momen penuh kebahagiaan itu, seorang jemaah perempuan mencuri perhatian karena penampilannya yang tak biasa.

Jemaah tersebut adalah Khusnul Khatimah (43), warga Kabupaten Sambas, yang tiba dengan puluhan boneka unta dan seekor boneka domba menggantung di lehernya. Oleh-oleh unik yang dibawanya dari Arab Saudi itu langsung menjadi pusat perhatian para keluarga penjemput maupun sesama jemaah.

Khusnul mengaku sengaja membawa banyak boneka unta untuk memenuhi permintaan anak-anak dan keluarganya di rumah. Total, ia membawa delapan boneka unta berukuran besar, 12 boneka unta berukuran kecil, serta satu boneka domba.

“Ini buat anak-anak. Yang sudah besar juga pada minta. Penuh perjuangan bawa unta-unta ini di bandara,” ujarnya sambil tersenyum.

1. Kalungkan 21 boneka hingga ke Indonesia

6e56e309-f0bf-464a-8fb7-cd1470347149.jpeg
Jemaah haji asal Sambas bikin salfok saat bawa oleh-oleh. (IDN Times/Teri).

Boneka-boneka yang menggantung di tubuhnya menjadi pemandangan unik saat rombongan Kloter 14 yang berjumlah 444 jemaah tiba di Pontianak. Tak sedikit orang yang memperhatikan bahkan mengabadikan momen tersebut dengan ponsel mereka.

Meski harus repot membawa banyak oleh-oleh selama perjalanan panjang dari Tanah Suci hingga Indonesia, Khusnul mengaku rasa lelahnya terbayar lunas setelah berhasil menuntaskan rukun Islam kelima.

2. Pelayanan maksimal jemaah Indonesia

b1134af9-66fa-4a71-82ca-387bce0985db.jpeg
Pemprov Kalbar sabut jemaah haji yang pulang ke Pontianak. (IDN Times/Teri).

Ia bersyukur seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalani dengan lancar tanpa hambatan berarti.

“Alhamdulillah lancar. Kita tinggal mengikuti arahan pembimbing dan imam selama menjalankan ibadah,” katanya.

Selama berada di Arab Saudi, Khusnul juga mengaku mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas haji. Menurutnya, kebutuhan konsumsi, transportasi, hingga pendampingan selama ibadah berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah semuanya lancar. Makan lancar, minuman lancar. Banyak juga sedekah di sana. Petugasnya baik-baik dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Perjalanan spiritual ini memiliki arti yang sangat mendalam bagi Khusnul. Ia mengungkapkan telah menunggu selama 12 tahun sejak mendaftar hingga akhirnya mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci.

3. Tunggu 12 tahun untuk bisa ke tanah Suci

b6201217-d0e9-4435-a721-b09f4d75dd00.jpeg
Salah satu jemaah haji di Kalbar bawa oleh-oleh banyak. (IDN Times/Teri).

Perempuan yang sebelumnya berdomisili di Lampung itu juga berangkat seorang diri setelah melakukan mutasi kependudukan ke Kabupaten Sambas.

“Sudah 12 tahun menunggu. Saya berangkat sendiri. Kami mutasi dari Lampung ke Sambas,” ungkapnya.Setelah penantian panjang selama lebih dari satu dekade, rasa syukur dan bahagia tak mampu ia ungkapkan dengan kata-kata saat kembali menginjakkan kaki di Kalimantan Barat dengan status sebagai seorang haji.

“Alhamdulillah, rasanya senang sekali, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” katanya.

Kini, selain membawa pulang puluhan boneka unta untuk orang-orang tercinta, Khusnul juga membawa kenangan dan pengalaman spiritual yang akan selalu membekas dalam hidupnya.

Ia berharap masih diberikan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang cukup agar suatu hari nanti dapat kembali menunaikan ibadah di Baitullah.

“Kami hanya berdoa semoga diberi rezeki yang berlimpah lagi, supaya bisa beribadah ke Baitullah lagi,” pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Viral di Asrama Haji Pontianak, Jemaah Pulang dengan Puluhan Boneka Unta

17 Jun 2026, 18:19 WIBNews