Viral Diduga Nyabu di Kelas, 4 Siswa SMP di Ketapang Ternyata Negatif Narkoba

Pontianak, IDN Times - Warga Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dikejutkan oleh dugaan aksi pesta sabu-sabu yang dilakukan oleh empat siswa SMP di dalam ruang kelas. Kejadian yang berlokasi di Kecamatan Sungai Laur ini mendadak viral setelah video penggerebekannya tersebar luas di masyarakat.
Sebuah video yang beredar di berbagai platform media sosial memperlihatkan momen menegangkan saat sejumlah warga mendatangi lokasi kejadian. Di dalam rekaman tersebut, warga tampak memergoki langsung para siswa yang sedang berada di dalam kelas bersama barang bukti yang mencurigakan.
Penemuan ini segera memicu kegemparan sekaligus menuntut perhatian serius dari pihak berwenang mengenai pengawasan remaja di daerah tersebut. Meski hasil tes urine tidak menunjukkan penggunaan narkotika, namun peristiwa ini membuat warga setempat terkejut.
1. Ditemukan alat hisap atau bong

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Ketapang, IPTU Dewa Made Surita membenarkan peristiwa tersebut. Dia menegaskan bahwa keempat anak yang diamankan masih berstatus di bawah umur dan merupakan siswa kelas IX SMP. Di lokasi kejadian, ditemukan alat hisap atau bong yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.
“Benar, kami menerima pelimpahan penanganan dari Polsek Sungai Laur terkait empat anak sekolah yang diamankan warga karena diduga menggunakan sabu,” kata Iptu Dewa Made, Kamis (8/1/2026).
2. Hasil tes urine

Dewa menjelaskan, awalnya keempat siswa tersebut diamankan oleh warga dan kemudian diserahkan ke Polsek Sungai Laur. Selanjutnya, penanganan perkara dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Ketapang.
Seluruh proses pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orang tua masing-masing. Untuk memastikan dugaan tersebut, polisi membawa keempat siswa menjalani tes urine di RS Agusdjam Ketapang. Hasilnya, seluruh siswa dinyatakan negatif dari zat narkotika.
“Berdasarkan hasil tes urine yang negatif, kami lakukan gelar perkara bersama Polsek Sungai Laur dan Satresnarkoba Polres Ketapang. Anak-anak tersebut kemudian dikembalikan kepada orangtua,” paparnya.
3. Polisi amankan barang bukti

Meski tak terbukti mengonsumsi narkotika, polisi tetap mengambil langkah preventif. Keempat siswa diwajibkan melakukan wajib lapor secara berkala dengan pendampingan orang tua guna pengawasan dan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang.
Terkait barang bukti, Dewa menuturkan, tidak ditemukan narkotika jenis sabu. Namun, polisi mengamankan sejumlah barang berupa bong, pipet, plastik klip, dan korek api.
“Barang bukti narkoba tidak ada. Informasi yang kami terima, barang yang sempat dibeli diduga palsu, sehingga hasil tes urine seluruhnya negatif,” tukasnya.


















