Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Viral! Helikopter Pemadam Karhutla Oleng hingga Jatuh ke Sungai di Kalsel

Kota Banjarbaru
2 min read
Viral! Helikopter Pemadam Karhutla Oleng hingga Jatuh ke Sungai di Kalsel
Ilustrasi helikopter jatuh (freepik.com/macrovector)
  • Helikopter Eurocopter EC225LP Super Puma II+ registrasi VH-HGM jatuh ke Sungai Kuripan, Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11/2026), saat diduga mengambil air untuk misi water bombing karhutla.

  • Video warga menunjukkan helikopter terbang rendah dan sempat stabil saat mengisi air, sebelum oleng, menukik, lalu menghantam permukaan sungai. Insiden ini viral di media sosial.

  • BNPB menerima laporan awal dan menyiapkan kronologi serta penyebab kecelakaan. Tiga kru dilaporkan selamat dievakuasi, sementara pemadaman karhutla di Kalimantan masih berlangsung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Balikpapan, IDN TImes - Helikopter Eurocopter EC225LP Super Puma II+ (Airbus Helicopters H225) dengan nomor seri 2878 dan registrasi VH-HGM dilaporkan jatuh di perairan Sungai Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (8/11/2026).

Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah sejumlah warga merekam detik-detik kecelakaan helikopter yang diduga sedang menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menggunakan metode water bombing.

  1. 1. Pesawat helikopter jatuh ke dalam perairan sungai

    Helikopter Super Puma, BNPB, karhutla
    Helikopter Super Puma VH-HGM yang jatuh ke Sungai Barito pada Minggu, 8 November 2026. (Dokumentasi Istimewa)

    Dalam video yang beredar, helikopter terlihat terbang rendah di atas sungai sambil mengambil air menggunakan ember khusus berkapasitas besar. Awalnya, pesawat tampak stabil saat melakukan pengisian air.

    Namun, beberapa saat kemudian, helikopter mendadak oleng dan kehilangan keseimbangan. Moncong pesawat terlihat menukik sebelum akhirnya menghantam permukaan Sungai Kuripan.

    Sejumlah nelayan yang berada di sekitar lokasi turut mengabadikan kejadian tersebut. Awalnya, mereka merekam aktivitas helikopter saat mengambil air untuk pemadaman karhutla.

    Helikopter tersebut diketahui kerap digunakan dalam misi penanggulangan bencana oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui ARC Aviation, termasuk di wilayah penerbangan Banjarmasin, Pontianak, dan Surabaya. Berdasarkan informasi yang beredar, pesawat tercatat atas kepemilikan privat EJA SDN. BHD.

  2. 2. Proses evakuasi awak kru pesawat

    petugas SAR
    ilustrasi petugas SAR (pexels.com/Stephen Noulton)

    Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan telah menerima laporan awal mengenai insiden jatuhnya helikopter tersebut.

    Saat ini, tim terkait masih bersiaga di lokasi kejadian. Laporan lengkap mengenai kronologi dan penyebab kecelakaan masih disusun untuk disampaikan kepada publik dan pihak berwenang.

    Dalam laporan awal, tiga orang kru helikopter dilaporkan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

  3. 3. Proses pemadaman api di Kalimantan masih berlangsung

    2.jpeg
    Pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan IKN dengan water booming pesawat helikopter TNI AU, Kamis (3/9/2026). Foto OIKN

    Kecelakaan helikopter di Barito Kuala ini terjadi sekitar sepekan setelah insiden serupa menimpa helikopter milik TNI Angkatan Darat (AD) jenis Mi-17V5 dengan nomor registrasi HA-5235 di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

    Helikopter tersebut jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Rabu (4/11/2026), saat menjalankan misi pengambilan air untuk pemadaman karhutla menggunakan metode water bombing.

    Dalam insiden tersebut, tiga dari total delapan personel di dalam helikopter meninggal dunia. Sementara lima personel lainnya berhasil selamat.

Related Articles

See More