Pontianak, IDN Times - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memastikan Jalan Tanjungpura yang mengalami penurunan dan bergelombang akibat proyek Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) masih aman dilalui kendaraan. Meski demikian, kondisi jalan tersebut terus dipantau untuk mengantisipasi potensi bahaya bagi pengguna jalan.
Permukaan Jalan Tanjungpura yang mulai bergelombang dikeluhkan warga karena dikhawatirkan membahayakan pengendara. Kekhawatiran ini muncul di tengah proyek SPALD-T yang direncanakan berlangsung hingga 2030.
Edi menjelaskan, penurunan permukaan jalan terjadi akibat aktivitas penggalian untuk pembangunan jaringan SPALD-T. Kondisi tanah di Pontianak yang relatif lunak juga memengaruhi kestabilan permukaan jalan.
“Itu kan dampak dari pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T). Setiap hari akan dimonitoring oleh Balai Jalan, karena itu jalan nasional, untuk melihat amblesnya sampai seberapa besar,” ujar Edi, Selasa (20/10/2026).
