Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Waspada! Zona Merah Penyebaran COVID-19 di Kaltim Kembali Bertambah

Waspada! Zona Merah Penyebaran COVID-19 di Kaltim Kembali Bertambah
Ilustrasi dokter. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Share Article

Samarinda, IDN Times - Sebaran kasus virus corona atau COVID-19 kian meluas di Kaltim. Saban hari angka positif tak berhenti menanjak. Karena itu pula zona merah turut bertambah. Adalah Kutai Timur yang kini menjadi daerah keenam dengan tingkat positif aktif terbanyak di Kaltim bersama lima daerah lainnya.

“Dengan penambahan kasus positif ini, maka meningkatkan angka positive rate Kaltim di posisi 21 persen dari total suspect. Ini juga angka yang cukup tinggi dibanding standar WHO, 5 persen,” ujar Andi Muhammad Ishak, juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim saat dikonfirmasi pada Kamis (24/9/2020) pagi.

1. Zona merah penyebaran virus corona di Kaltim bertambah lagi

Andi Muhammad Ishak, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim (IDN Times/Yuda Almerio)
Andi Muhammad Ishak, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim (IDN Times/Yuda Almerio)

Sebaran virus corona ini memang tak main-main. Sudah genap enam daerah masuk kategori zona merah. Dari data yang ada pada Rabu, 23 September 2020 terdapat penambahan 28 kasus di Kutim, membuat total kasus positif aktif di kabupaten tersebut menjadi 66, melewati ambang batas zona merah sebanyak 51 kasus aktif ke atas. Kutim bergabung dengan Balikpapan, Samarinda, Kukar, Bontang, dan Berau yang telah lebih dulu zona merah.  Paser dengan 36 kasus aktif satu-satunya daerah zona oranye di Kaltim saat ini. Sedangkan tiga lainnya, Mahulu, Kubar, dan Penajam Paser Utara berstatus zona oranye dengan jumlah kasus di bawah 20.

“Peningkatan demi peningkatan kasus menunjukkan tingginya penularan COVID-19 di masyarakat Kaltim,” imbuhnya.

2. Akumulasi positif COVID-19 di Kaltim sudah menembus 7.264 kasus

Ilustrasi tes swab. (IDN Times/Candra Irawan)
Ilustrasi tes swab. (IDN Times/Candra Irawan)

Menurut Andi, dengan penambahan kasus positif yang semakin masif, sejatinya diimbangi upaya maksimum mencegah dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dengan kepatuhan dan komitmen tinggi.

Namun kenyataannya tak demikian. Kasus masih terus meningkat. Pada Rabu saja ada penambahan kasus positif 196 sebanyak orang dan membuat total positif di Kaltim jadi 7.264 kasus. Sementara itu untuk kasus sembuh bertambah 222 orang. Dengan demikian sudah ada 4.902 pasien yang sembuh dari corona.

Sayangnya peningkatan tersebut tak mengatrol angka kesembuhan di Kaltim kini 67.5 persen, masih di bawah rata-rata nasional sebesar 73 persen.

“Angka ini terus meningkat. Mudah-mudahan bisa terus menunjukkan tren bagus dan kondisi Kaltim makin membaik,” harapnya.

3. Disiplin diri menaati protokol kesehatan

Ilustrasi virus corona (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).
Ilustrasi virus corona (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).

Sayangnya pada kasus kematian positif COVID-19 juga bertambah. Ada empat pasien positif dilaporkan meninggal dunia. Dengan begitu total kasus kematian di Kaltim menjadi 281 orang dengan persentase 3.9. Sama dengan rata-rata nasional.

Andi pun berharap Kaltim bisa menurunkan angka tersebut. Sementara itu jumlah kasus aktif di Kaltim saat ini 2.081 orang atau 29 persen dari total kasus terkonfirmasi.  Masih di atas rata-rata nasional dengan kasus aktif sebanyak 23.1 persen.

“Mari disiplin diri dengan menaati protokol kesehatan. Jaga diri dan sesama agar penyebaran wabah ini bisa berhenti,” pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mela Hapsari
EditorMela Hapsari

Latest News Kalimantan Timur

See More

Agar Tak Mudah Kecewa, Berikut Cara Mencintai Pasangan dengan Bijak

14 Jun 2026, 19:00 WIBNews