Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gurihnya Bikin Ketagihan! Begini Resep Choipan Kucai Khas Pontianak
ilustrasi choipan isi rebung (pexels.com/kelvin agustinus)
  • Choipan kucai khas Pontianak merupakan camilan berpengaruh kuliner Tionghoa, dengan kulit lembut dan isian kucai serta ebi yang gurih.
  • Kulit dibuat dari tepung beras dan tapioka, sementara isiannya ditumis dengan bawang putih, ebi, kucai, garam, merica, dan kaldu jamur.
  • Adonan diisi lalu dikukus di atas alas berminyak; penyajiannya dilengkapi minyak bawang dan sambal cabai rawit, bawang putih, gula, cuka, serta kaldu jamur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pontianak memiliki banyak kuliner khas yang menggugah selera, salah satunya choipan kucai. Camilan yang mendapat pengaruh kuliner Tionghoa ini memiliki kulit lembut dengan isian kucai yang gurih dan beraroma khas.

Choipan biasanya disajikan bersama minyak bawang dan sambal pedas. Perpaduan kulit yang lembut, isian kucai yang gurih, serta sambal yang nendang membuat camilan ini cocok disantap kapan saja.

Kabar baiknya, choipan kucai juga bisa dibuat sendiri di rumah. Berikut bahan dan cara membuatnya.

1. Bahan Choipan Kucai Pontianak

ilustrasi ebi kering (freepik.com/jcomp)

Bahan Kulit

  • 125 gram tepung beras putih

  • 15 gram tepung tapioka

  • 1/4 sendok teh garam

  • 350 ml air

  • 1,5 sendok makan minyak

  • 60 gram tepung tapioka tambahan

  • Daun pisang secukupnya untuk alas

  • Minyak secukupnya untuk olesan

  • Air secukupnya untuk mengukus

Bahan Isian

  • 320 gram kucai, iris tipis

  • 2 sendok makan ebi, cuci bersih

  • 5 siung bawang putih, cincang

  • 1/2 sendok teh garam

  • 1/4 sendok teh merica bubuk

  • 1 sendok teh kaldu jamur

  • Minyak goreng secukupnya

Bahan Sambal

  • 50 gram cabai rawit

  • 3 siung bawang putih

  • 150 ml air

  • 1/2 sendok teh garam

  • 2 sendok makan gula pasir

  • 1 sendok makan cuka

  • 1/2 sendok teh kaldu jamur bubuk

2. Cara membuat

Ilustrasi berdamai dengan orang tua metalui masak bersama (pixels.com/Andrea Piacquadio)

Langkah Membuat Choipan Kucai

1. Siapkan Isian

Panaskan sedikit minyak, kemudian tumis bawang putih cincang dan ebi hingga harum.

Masukkan irisan kucai, lalu tambahkan garam, merica bubuk, dan kaldu jamur. Aduk hingga kucai layu dan bumbu tercampur rata.

Setelah matang, angkat dan sisihkan hingga agak dingin.

2. Buat Kulit Choipan

Campurkan tepung beras, 15 gram tepung tapioka, garam, air, dan minyak. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.

Masak adonan menggunakan api kecil sambil terus diaduk hingga mengental dan memadat.

Pindahkan adonan ke permukaan yang tidak lengket, seperti daun pisang atau cling wrap. Saat adonan masih panas, uleni menggunakan sarung tangan agar tangan tidak kepanasan.

Taburi tangan dan alas dengan tepung tapioka tambahan agar adonan tidak lengket. Bagi adonan menjadi beberapa bagian sesuai ukuran yang diinginkan.

Pipihkan setiap bagian adonan menggunakan gilingan yang telah dilapisi cling wrap. Setelah tipis, cetak menggunakan mangkuk kecil hingga berbentuk bulat.

3. Isi dan Kukus

Letakkan isian kucai di tengah kulit yang sudah dicetak. Lipat dan rapatkan bagian pinggirnya hingga isian tertutup sempurna.

Susun choipan di dalam kukusan yang telah dialasi daun pisang dan diolesi sedikit minyak agar tidak lengket.

Kukus hingga choipan matang, kemudian angkat.

Choipan kucai akan semakin lezat jika disantap bersama minyak bawang dan sambal.

Tumis bawang putih cincang dengan minyak hingga berubah warna menjadi kuning keemasan. Matikan api dan biarkan hingga dingin. Minyak bawang siap digunakan sebagai pelengkap choipan.

Rebus cabai rawit, bawang putih, air, garam, gula, cuka, dan kaldu jamur. Setelah matang, blender seluruh bahan hingga halus.

Sambal pedas ini siap disiramkan atau dicocol bersama choipan.

3. Tips membuat

potret hidangan choipan di Pecel Merapi (instagram.com/pecelmerapi)

Agar tampilannya semakin menarik, tambahkan irisan kucai sebagai topping sebelum choipan dikukus.

Jika tidak memiliki daun pisang, gunakan wadah atau alas antilengket yang dilapisi cling wrap sebagai alternatif. Jangan lupa mengolesinya dengan sedikit minyak agar choipan mudah diangkat setelah matang.

Tekstur kulit yang lembut berpadu dengan isian kucai dan ebi yang gurih, kemudian dilengkapi sambal pedas serta aroma harum minyak bawang. Perpaduan inilah yang membuat choipan kucai khas Pontianak begitu menggoda.

Jadi, tak perlu jauh-jauh ke Pontianak untuk mencicipinya. Dengan bahan yang relatif mudah ditemukan, kamu bisa mencoba membuat camilan khas ini sendiri di rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article