Kedua orangtua Brigadir Dua Ignatius Dwi Frisco Sirage, Y Pandi dan Inosensia Antonia Taricas meminta keadilan atas kematian anaknya, Rabu (26/7/2023). Foto Jelani Christo
Di sisi lain, orangtua korban yakni pasangan Y Pandi dan Inosensia Antonia Taricas tetap menyoal meninggalnya Bripda Ignatius di tangan dua rekannya. Bersama dengan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melaporkan kasusnya ke Mabes Polri atas tuduhan pembunuhan berencana.
"Hotman 911 dan LBH MBK akan ada pertemuan di Kopi Joni," kata Jelani.
Pihak keluarga menilai ada sejumlah keganjilan kematian korban, dari Mabes Polri yang menutupi kasusnya hingga motif kelalaian penggunaan senjata api. Jelani yakin ada unsur kesengajaan dari pelaku dalam upaya menghabisi nyawa korban.
"Kami tidak pernah percaya ada unsur kelalaian dalam penggunaan senjata api, kami yakin ada unsur kesengajaan dan perencanaan," paparnya membantah hasil keterangan pers dari Polres Bogor.
Jelani meminta Polri menelusuri kembali kasus kematian Bripda Ignatius di Rusun Cikeas Polri Bogor pada Minggu 23 Juli 2023. Bahkan kalau perlu menggelar autopsi ulang guna memastikan penyebab sebenarnya kematian korban.